Jumat, 06 November 2026

Dinkes Minta Kaum Ibu Balita Aktif Berikan MP ASI

Kamis, 01 Februari 2024 09:16 WIB
Dinkes Minta Kaum Ibu Balita Aktif Berikan MP ASI
Logo Hari Gizi Nasional 2024.
Medan (buseronline.com) - Dinas Kesehatan Kota Medan meminta masyarakat atau ibu balita dapat berperan aktif dalam pemberian makanan pendamping (MP) ASI yang kaya dengan protein hewani.

Hal itu dikatakan Kabid Kesmas Dinkes Medan dr Helena Rugun Nainggolan pada kegiatan Hari Gizi Nasional (HGN) yang berkolaborasi dengan Persagi, Puskesmas Kampung Baru di Posyandu Cempaka, kemarin.

Helena Nainggolan mengatakan kegiatan yang diperingati setiap tanggal 25 Januari setiap tahunnya itu pada tahun ke-64 tahun ini bertema MP-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting dengan Slogan MP-ASI berkualitas untuk Generasi Emas.

"Harapan Dinkes Kota Medan dengan Hari Gizi Nasional ke -64 ini sesuai tema HGN, masyarakat atau ibu balita dapat berperan aktif dalam pemberian MP-ASI yang kaya dengan protein hewani hingga stunting dapat dicegah dan angka stunting di Kota Medan berhasil menurun, sampai bebas stunting," katanya.

Ia menjelaskan, kondisi gizi masyarakat Medan stunting saat ini berada di angka 251 (0,16%) dimana pemberian MP-ASI sudah berkolaborasi dengan OPD lain untuk fokus pemberian MP-ASI tinggi protein.

Sementara itu adapun kegiatan HGN yang digelar di posyandu Cempaka itu diantaranya kegiatan Edukatif, seminar tentang pentingnya gizi semasa hamil dan menyusui serta pemberian informasi mengenai manfaat MP ASI yang kaya akan protein hewani. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
169 Talenta Muda Terima Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Siap Lanjutkan Pendidikan Tinggi
Ketua DPRD Toba Pimpin Reses Dapil I, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan 2027
Prabowo Dorong Revitalisasi Stasiun Gambir dan Monas, Kereta Api Bali Segera Dikembangkan
Airin Rico Waas Hadiri Raker Posyandu se-Sumut, Dorong Transformasi Pelayanan Enam Bidang SPM
Jelang Nataru 2026-2027, Gubernur Jateng Perkuat Satgas Pengendalian Harga Pangan
Polri Bongkar Sindikat TPPO Modus Rekrutmen Tentara Bayaran ke Rusia, 58 WNI Jadi Korban
komentar
beritaTerbaru