Selasa, 13 Oktober 2026

RSU Haji Medan akan Berikan Pelayanan 24 Jam pada Libur Nataru

Kamis, 08 Desember 2022 06:54 WIB
RSU Haji Medan akan Berikan Pelayanan 24 Jam pada Libur Nataru
Kabid Pelayanan Medis RSU Haji Medan drg Anda Siregar.
Medan (buseronline.com) - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan tetap memberikan pelayanan 24 jam kepada pasien pada libur Natal 2022 & Tahun Baru 2023 (Nataru).

Hal itu dikatakan Direktur RSU Haji Medan melalui Kabid Pelayanan Medis RSU Haji Medan drg Anda Siregar, kepada wartawan, Kamis (8/12/2022).

Anda Siregar mengatakan pihaknya juga siap menerima pasien rujukan dari rumah sakit perujuk melalui aplikasi Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) dan 0821-7366-9967 (Call Center IGD selama 24 jam.

Ia mengatakan Poliklinik di RS Haji akan tutup selama libur Nataru. "Libur Nataru nanti, Poliklinik akan tutup dan pasien-pasien yang membutuhkan perawatan dialihkan melalui IGD," ujarnya.

Sama seperti Poliklinik, ia mengatakan pelayanan Hemodialisa (HD) juga libur, akan tetapi bagi pasien yang membutuhkan perawatan khusus akan tetap dilayani oleh petugas tenaga kesehatan.

Ia menyebutkan dokter yang nantinya disiapkan untuk siaga pada hari libur Nataru di IGD sebanyak tiga orang dokter.

"Ada tiga orang dokter siaga setiap shift di hari libur. Sedangkan jadwal dokter spesialis berjalan sebagaimana biasanya," ungkapnya.

Ia mengatakan bertepatan Nataru di hari minggu, dokter Spesialis akan tetap seperti biasa melakukan visite kepada pasien.

"Pelayanan RS Haji mulai libur natal dan tahun baru disamakan dengan libur nasional," tuturnya mengakhiri.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Presiden El-Sisi: Kemitraan Strategis Indonesia-Mesir Perluas Peluang Kerja Sama
Bobby Nasution Soroti Ketimpangan Ekonomi Sumut, Kepulauan Nias Jadi Fokus Pemerataan
Pembukaan FTBI Jateng 2026 Meriah, Dua Siswa Bawa Pulang Hadiah dari Taj Yasin
KPK Dorong Akademisi Aktif Cegah Korupsi Sumber Daya Alam
Bobby Nasution Dorong Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Tingkatkan Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Kemenkes Ajak Keluarga Rangkul Neurodivergent, 9 dari 10 Penderita Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
komentar
beritaTerbaru