Jumat, 16 Oktober 2026

Polisi di Medan Bekuk Seorang Preman Usai Peras Penjaga Toko dan Tantang Polisi

Jumat, 25 Agustus 2023 04:26 WIB
Polisi di Medan Bekuk Seorang Preman Usai Peras Penjaga Toko dan Tantang Polisi
Preman berinisial Ra viral di medsos saat melakukan pemerasan terhadap penjaga toko dan menantang polisi.(Dok/Screenshot)
Medan (buseronline.com) - Personel Polsek Medan Barat membekuk seorang pria berinisial Ra (55) usai videonya viral di media sosial (medsos) saat melakukan pemerasan dan menantang polisi.

Kasi Humas Polrestabes Medan Kompol Riama Siahaan kepada wartawan saat dikonfirmasi membenarkan jika pria yang melakukan pungutan liar (pungli) itu telah diamankan.

"Pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Medan Barat," katanya.

Pantauan wartawan pada video yang beredar di medsos, tampak pria tersebut mendatangi seorang wanita penjaga toko stiker di Jalan Masjid, Kecamatan Medan Barat, dengan membawa sebuah kayu.

Pelaku saat itu memaksa meminta uang berkedok kutipan buruh SPSI. Permintaan itu tidak dikabulkan wanita tersebut, sehingga membuat pelaku mengamuk.

Ra kemudian mengintimidasi korban dengan melempar barang ke arah korban dan juga melakukan melontarkan kata-kata makian kepada wanita tersebut.

"Kau panggil Polresta, jangan tanggung kau panggil ya, nanti aku ribut sama kau. Panggil Polresta, Jatanras kau panggil kemari," bentak pria itu dalam rekaman video.

Aksi pelaku ini terekam video ponsel dan begitu disebar di medsos hingga menjadi viral. Berdasarkan video tersebut polisi meringkus pelaku. (TR)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Kapolri Kunjungi MA, Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi Penegakan Hukum
UIN Walisongo Semarang Bahas Strategi Melawan Islamofobia melalui Kampanye Public Relations
Kemenkes RI dan Inggris Luncurkan Tangguh+ untuk Perkuat Sistem Kesehatan Indonesia
Menkeu Tekankan Pentingnya Investasi SDM Sejak Dini untuk Optimalkan Bonus Demografi
Kapolri Suyudi Ario Seto Tekankan Polri Harus Hadir dan Berikan Solusi bagi Masyarakat
Menag Nasaruddin Umar Dorong Guru Besar PTKIN Lebih Produktif dan Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru