Jumat, 03 Juli 2026

Diskusi Publik dengan Forwakes, Dinkes Sumut Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-PPGBM ke Kabupaten/Kota

Rabu, 30 November 2022 04:43 WIB
Diskusi Publik dengan Forwakes, Dinkes Sumut Sosialisasi Penggunaan Aplikasi E-PPGBM ke Kabupaten/Kota
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumut Hery Valona Ambarita saat Diskusi Publik dengan Forwakes Sumut, di Swiss Bell Internasional Hotel Medan, Selasa (29/11/2022). (Dok/buseronline.com)
Medan (buseronline.com) - Dinkes Sumut terus melakukan sosialisasi kepada seluruh kabupaten/kota terkait penggunaan aplikasi E-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) dari Kementerian Kesehatan.

Melalui aplikasi ini, Dinkes Sumut hingga November 2022 telah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 899.866 balita atau 69 persen dari proyeksi 1.346.655 balita dan data riil dari Kabupaten/Kota 1.118.529 balita. Dari jumlah tersebut, didapati prevalensi stunting hanya 5,4 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumut Hery Valona Ambarita di Swiss Bell Internasional Hotel Medan, Rabu (30/11/2022), usai Diskusi Publik dengan Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut yang belangsung selama dua hari (29-30 November 2022).

Menurutnya, aplikasi ini E-PPGBM cukup akurat dibandingkan survei. “Aplikasi ini lebih akurat, data yang dikeluarkan sesuai dengan yang sudah dilakukan karena saat balita ditimbang langsung dimasukkan datanya. Sementara itu kabupaten/kota beberapa tidak menerima data hasil survei bahkan mereka melakukan penimbangan ulang dan memang tak sesuai. Jadi apabila saya ditanya apakah benar angka prevalansi stunting Sumut 25,8 persen saya tidak bisa menjawab,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya dengan E-PPGBM kebutuhan intervensi dalam penguatan surveilans gizi melalui kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG) dapat dilakukan by name by address.

“Dengan data ini pemerintah dapat lebih mudah mengamati permasalahan gizi di daerahnya untuk selanjutnya merumuskan langkah ataupun intervensi apa yang akan diambil,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga terus melakukan upaya percepatan penurunan stunting diantaranya melakukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan, pertemun lintas sektor hingga memberikan biskuit kelor, pemberian makanan tambahan untuk balita stunting, gizi kurang dan ibu hamil kekurangan energi protein.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Pemutakhiran Lisensi LSP
Putra STM Hulu Deliserdang, Kombes Pol Elieser Dharma Bahagia Ginting Lulus Sespimti Polri Dikreg Ke-35
Pemkab Toba Lepas Purna Bhakti Inspektur Wallen Hutahaean Lewat Ibadah dan Doa Bersama
Rico Waas: Indonesia City Expo 2026 Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Investasi Antarkota
Warga Bandung Kini Bisa Konsultasi Psikolog di 12 Puskesmas Tanpa Surat Rujukan
Gubernur Sumut Dorong Sinkronisasi Fiskal Provinsi dan Kabupaten di HUT ke-26 APKASI
komentar
beritaTerbaru