Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus menyempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penyediaan sarana transportasi hingga pengamanan terpadu melalui Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan ratusan ribu personel gabungan.
Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan hasil survei pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau 50,6 persen penduduk Indonesia.
“Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta. Namun pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya, mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei,” kata Menhub Dudy dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat.
Menhub Dudy menjelaskan bahwa mobil pribadi masih menjadi pilihan utama pemudik dengan jumlah 76,24 juta orang, diikuti sepeda motor dan bus.
Beberapa simpul transportasi terpadat diperkirakan berada di Bandara Soekarno-Hatta, lintas pelabuhan Merak–Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulogebang.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah menyiapkan berbagai moda transportasi, antara lain:
31.000 unit bus,
840 kapal laut,
254 kapal penyeberangan,
372 pesawat udara,
3.687 unit sarana kereta api.
Selain itu, pemerintah menyelenggarakan program mudik gratis melalui moda transportasi darat, laut, dan kereta api, ditargetkan melayani 113.262 penumpang dan 12.140 sepeda motor, termasuk bagi daerah pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan pengamanan mudik akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi, dengan Polri sebagai penanggung jawab.
“Tahun lalu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan mudik mencapai 90,9 persen. Tahun ini, target kita adalah mempertahankan bahkan meningkatkan tingkat kepuasan tersebut,” ujar Kapolri.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pemerintah optimistis penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih baik. Masyarakat diharapkan dapat merayakan Idulfitri dengan perjalanan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga. (DKI1)
beritaTerkait
komentar