Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan seluruh siswa dari keluarga kurang mampu tetap mendapa
Pendidikan 11 menit lalu
Tangerang Selatan (buseronline.com) - Inovasi peranti lunak Dasbor Data Anak Tidak Sekolah (ATS) se-Indonesia yang dikembangkan Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, berhasil menembus finalis “Top Inovasi KIPP Tahun 2025” yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa kehadiran Dasbor ATS merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pendidikan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
“Data yang akurat adalah kunci. Dengan Dasbor ATS, kami ingin memastikan setiap anak terjangkau layanan pendidikan. Dasbor Anak Tidak Sekolah merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pendidikan berbasis data. Dengan sinergi lintas sektor dan pemerintah daerah, kebijakan yang diambil akan semakin tepat sasaran dan berdampak nyata bagi pemenuhan hak pendidikan setiap anak,” ujar Suharti, Rabu.
Sementara itu, Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menyampaikan bahwa inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga mendorong transparansi dalam sektor pendidikan.
Menurutnya, Dasbor ATS mampu menyajikan data secara akurat dan real time terkait jumlah anak di Indonesia berdasarkan kategori Anak Tidak Sekolah (ATS), Belum Pernah Bersekolah (BPB), Drop Out (DO), serta Lulus Tidak Melanjutkan (LTM).
“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat menjadi finalis Top Inovasi KIPP Tahun 2025 Kelompok Umum. Dasbor ATS ini merupakan salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem berbasis data, agar para pemangku kepentingan dapat bersama-sama mendorong anak-anak kembali ke sekolah,” ujar Yudhistira.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, berdasarkan data per 1 April 2026, jumlah ATS secara nasional tercatat mencapai 3.966.858 anak, dengan rincian BPB sebanyak 1.913.633, DO 986.755, dan LTM 1.066.470. Data tersebut memiliki tingkat akurasi tinggi karena melalui proses verifikasi berjenjang yang melibatkan berbagai pihak.
Pengolahan data bersumber dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Education Management Information System (EMIS). Dapodik mengintegrasikan data peserta didik dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Agama. Sementara EMIS mencakup data peserta didik madrasah di bawah Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.
Selanjutnya, peserta didik dengan status tidak aktif akan diklasifikasikan ke dalam kategori putus sekolah, tidak melanjutkan, maupun belum pernah bersekolah, berdasarkan rekam jejak pendidikan masing-masing.
Proses verifikasi dan validasi dilakukan oleh sekolah asal, termasuk pembaruan data bagi siswa yang pindah sekolah melalui aplikasi VervalPD. Selain itu, operator desa dan kelurahan juga dapat mengakses data ATS melalui sistem Jaringan Pengelola Data Pendidikan, sehingga memungkinkan intervensi kebijakan yang lebih tepat sasaran di tingkat lokal.
“Nantinya di dasbor akan tampil jumlah ATS berdasarkan wilayah desa, alasan tidak bersekolah, serta jenis ATS. Akses ini juga dapat digunakan oleh masyarakat umum maupun operator di berbagai level dengan tampilan data yang disesuaikan,” jelas Yudhistira.
Capaian ini menjadi bukti komitmen Kemendikdasmen dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari akses layanan pendidikan di Indonesia.
Pengakuan sebagai finalis Top Inovasi KIPP 2025 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Kemendikdasmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, transparan, dan berbasis data. (R)
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan seluruh siswa dari keluarga kurang mampu tetap mendapa
Pendidikan 11 menit lalu
Palembang (Buser online.com) Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Nino tahun
Hukum & Peristiwa 51 menit lalu
Garut (buseronline.com) Sebanyak 41 apoteker baru lulusan Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Uni
Kesehatan 2 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyatakan kesiapan membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memverif
Pendidikan 2 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat p
Regional 3 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus berupaya memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah
Ekonomi 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memastikan keterse
Ekonomi 4 jam lalu
Bogor (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali memperkuat sinergi pencegahan
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan peran negara dalam perekonomian dan perbaikan tata kelol
Ekonomi 6 jam lalu
Curacao (Buser online.com) Timnas Curacao resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan tampil di ajang Piala Dunia FIFA 2026.adsenseDari
Olahraga 7 jam lalu