Senin, 06 April 2026

Layanan Haji Ditingkatkan, Presiden Dorong Pembangunan Kampung Haji di Makkah serta Penurunan Biaya

Administrator - Senin, 09 Februari 2026 10:50 WIB
Layanan Haji Ditingkatkan, Presiden Dorong Pembangunan Kampung Haji di Makkah serta Penurunan Biaya
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU, pada Minggu (8/2/2026), yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.
Malang (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan ibadah haji bagi masyarakat Indonesia, salah satunya melalui pembangunan Kampung Haji di Kota Suci Makkah serta upaya menurunkan biaya penyelenggaraan haji.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu.

Dalam sambutannya di hadapan para ulama dan ribuan warga Nahdliyin, Presiden mengungkapkan bahwa Indonesia mendapat kehormatan khusus dari Kerajaan Arab Saudi berupa izin kepemilikan lahan di Makkah untuk pembangunan fasilitas jemaah haji.

“Saya mau melaporkan di sini, di hadapan para ulama, di hadapan keluarga besar NU, bahwa Indonesia pertama kali kita mendapat kehormatan, mendapat hak untuk kita bisa memiliki lahan di Kota Suci di Makkah,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Kepala Negara, izin tersebut merupakan hal bersejarah karena untuk pertama kalinya pemerintah Arab Saudi memberikan kesempatan kepada negara lain memiliki tanah di Makkah. Bahkan, pemerintah Saudi disebut melakukan penyesuaian regulasi khusus sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.

“Ini adalah pertama kali dalam sejarah bahwa pemerintah Kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Makkah. Mereka mengubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” jelasnya.

Presiden menjelaskan, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Kampung Haji sebagai pusat hunian dan layanan terpadu bagi jemaah Indonesia. Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan akses selama menjalankan ibadah haji maupun umrah.

“Nanti dijamin semua jemaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi,” tegasnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan tahap awal rampung dalam waktu tiga tahun ke depan. Dalam waktu dekat, sekitar seribu kamar hunian ditargetkan sudah tersedia untuk menampung jemaah.

“Baru nanti berapa bulan lagi saya kira kita sudah akan punya kurang lebih seribu kamar. Tapi terus akan kita bangun,” kata Presiden.

Selain pembangunan infrastruktur, Presiden juga menegaskan fokus pemerintah pada efisiensi penyelenggaraan haji, termasuk menekan biaya yang selama ini menjadi beban masyarakat.

“Pelayanannya akan terbaik dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” ucapnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan sekaligus memastikan akses ibadah haji yang lebih terjangkau bagi umat Islam Indonesia.

Dengan adanya Kampung Haji, pemerintah berharap pelayanan jemaah menjadi lebih terintegrasi, tertata, dan berstandar internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar