Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan pelaksanaan perayaan Natal 2025 di seluruh wilayah Jawa Barat berjalan aman, damai, dan kondusif. Jaminan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebebasan beribadah serta merawat harmoni antarumat beragama.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan hal tersebut usai menghadiri Ibadah dan Perayaan Natal Bersama yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia Raya (PSPI-R) dan Persekutuan Pengacara Oikumene Indonesia (PPOI) di Gereja GBI Baranangsiang, Kota Bandung, Jumat.
“Ya, hari ini saya menghadiri perayaan Natal teman-teman dan saya mengucapkan selamat Natal untuk semuanya. Perayaan Natal dilaksanakan dalam keadaan aman, damai, dan mudah-mudahan jauh dari bencana,” ujar Dedi Mulyadi.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu menegaskan bahwa menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang wajib dilindungi oleh negara. Oleh karena itu, ia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk saling menghormati serta tidak mengganggu kekhusyukan umat dalam menjalankan ibadah.
“Kita nyatakan bahwa semuanya dalam keadaan aman. Siapa pun tidak boleh mengganggu kegiatan-kegiatan ibadah dan harus saling menghormati. Saya yakin aparat keamanan mampu menyelesaikan berbagai persoalan dengan baik,” tegasnya.
Kehadiran KDM dalam perayaan Natal tersebut, yang juga dihadiri jajaran Kodam III/Siliwangi dan Polda Jawa Barat, dinilai sebagai simbol kuat kehadiran negara dalam menjamin rasa aman dan kebebasan beragama bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Saya datang ke sini sebagai bukti bahwa saya sebagai gubernur menyatakan Jawa Barat dalam keadaan aman,” tambahnya.
Melalui momentum perayaan Natal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat tali persaudaraan, menjaga toleransi, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama demi mewujudkan Jawa Barat yang inklusif, aman, dan istimewa.
Pemdaprov Jabar juga memastikan koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, dan unsur terkait terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan selama rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 berlangsung. (R)
beritaTerkait
komentar