Bogor (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Minggu, untuk membahas percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatera serta kesiapan pemerintah dalam menghadapi libur akhir tahun.
Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut digelar setelah Presiden Prabowo melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak bencana.
“Setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana, Presiden Prabowo memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi di Hambalang,” ujar Teddy kepada media.
Dalam pembahasan terkait penanganan bencana, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat yang terdampak, baik hunian sementara maupun hunian tetap.
“Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap untuk seluruh warga terdampak bencana di Sumatra menjadi perhatian utama. Presiden ingin agar proses ini secepat mungkin selesai terbangun,” jelas Seskab Teddy.
Selain pembangunan hunian, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.
Ia meminta agar seluruh kebutuhan tersebut dapat dipastikan terpenuhi secara maksimal, terutama di wilayah yang mengalami dampak paling parah.
“Presiden menginstruksikan penambahan alat berat dan truk air minum, memastikan persediaan air bersih, serta penyediaan toilet portabel, terutama di lokasi-lokasi paling terdampak,” tambahnya.
Tidak hanya membahas penanganan bencana, pertemuan tersebut juga menyoroti kesiapan pemerintah dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari stabilitas ketahanan pangan, pengendalian harga kebutuhan pokok, hingga perkembangan perekonomian nasional.
Dalam rangka mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, Presiden Prabowo juga membahas rencana pemberian insentif di sejumlah sektor transportasi dan layanan publik.
“Pemerintah akan memberikan insentif pada beberapa sektor untuk mendukung kelancaran liburan akhir tahun, di antaranya pengurangan harga secara signifikan untuk tarif jalan tol, tiket pesawat, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya,” terang Seskab Teddy.
Langkah Presiden Prabowo tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama, baik dalam penanganan bencana maupun dalam memastikan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode libur akhir tahun. (P3)
beritaTerkait
komentar