Senin, 06 April 2026

Akurasi Data Ditekankan Seskab Teddy sebagai Pilar Kebijakan Presiden Prabowo

Administrator - Jumat, 14 November 2025 07:16 WIB
Akurasi Data Ditekankan Seskab Teddy sebagai Pilar Kebijakan Presiden Prabowo
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), di Jakarta, pada Kami
Jakarta (buseronline.com) - Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya menegaskan pentingnya akurasi data sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Kamis.

Rakornas tersebut dihadiri lebih dari 1.400 peserta yang terdiri dari Kepala BPS serta Kepala Dinas Sosial dari seluruh Indonesia.

Kehadiran Seskab Teddy merupakan undangan langsung dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan integrasi data nasional.

Dalam keterangannya, Seskab Teddy menekankan bahwa setiap kebijakan yang tepat harus ditopang oleh data yang akurat dan dapat diverifikasi.

“Di balik kebijakan yang tepat, pasti ada data yang akurat,” ujar Seskab Teddy.

Teddy menjelaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap pembangunan sistem data nasional melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang kini dikelola BPS.

Sistem ini menjadi tonggak baru dalam sejarah Indonesia, lantaran seluruh data sosial ekonomi dihimpun dalam satu basis terpadu.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa, seluruh data sosial ekonomi telah dikumpulkan menjadi satu di BPS. Satu data, satu acuan, satu referensi bersama,” tegas Teddy.

Menurutnya, integrasi data ini akan menjadi fondasi dalam menyusun kebijakan yang lebih presisi, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga perencanaan pembangunan di daerah.

Teddy juga menyampaikan pesan kepada seluruh Kepala Dinas Sosial dan Kepala BPS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar menjaga validitas data DTSEN. Menurutnya, ketepatan sasaran program pemerintah sangat ditentukan oleh ketepatan data di lapangan.

“Tidak boleh lagi ada data yang salah, tidak boleh ada yang terlewat, tidak ada lagi warga yang berhak menerima bantuan namun tidak terdata,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, Seskab Teddy turut mendengarkan berbagai pengalaman dari perwakilan daerah seperti Aceh, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Sulawesi Utara.

Ia memberikan apresiasi atas komitmen daerah yang dinilai tetap bersemangat meski menghadapi berbagai kendala geografis dan logistik.

“Semua menjadi pengingat betapa besar dan beragamnya Indonesia. Namun satu hal yang sama: semangat untuk menghadirkan data yang benar, akurat, dan adil bagi seluruh rakyat,” kata Teddy.

Seskab Teddy juga menyampaikan salam hormat serta apresiasi Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pihak yang berperan dalam pembangunan sistem data nasional.

Ia menilai kerja sama antara Kemensos dan BPS menjadi tonggak penting dalam memperkuat landasan kebijakan berbasis data.

“Terima kasih Pak Mensos dan Ibu Kepala BPS atas sinerginya, serta seluruh peserta Rakornas yang terus berkomitmen memperkuat fondasi data untuk Indonesia,” ucapnya.

Dengan terselenggaranya Rakornas DTSEN ini, pemerintah berharap integrasi data nasional semakin solid sehingga seluruh kebijakan dan program bantuan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar