Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus Istighosah Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis.
Acara yang mengusung tema “Ekoteologi: Keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk Kelestarian Bumi dan Negeri” ini berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jemaah dari berbagai lapisan masyarakat.
Selain Presiden, tampak hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, para duta besar negara sahabat, serta anggota kabinet Merah Putih.
Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh Kanwil Kementerian Agama 34 provinsi, 585 kantor Kemenag kabupaten/kota, dan Perguruan Tinggi Agama Negeri di seluruh Indonesia.
Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qory Qadarasmadi Rasyid, yang membacakan Surat Al-Qasas ayat 77 dan Surat Al-Ahzab ayat 45-48, dilanjutkan saritilawah oleh Velly Syukron, yang menyampaikan makna ayat dengan penuh penghayatan.
Selanjutnya, tausiyah dan hikmah Maulid disampaikan oleh Menteri Agama, KH Nazaruddin Umar. Dalam ceramahnya, Menag mengajak seluruh jemaah meneladani Rasulullah SAW dalam kepemimpinan dan pengelolaan umat.
“Selawat dan taslim kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW teladan kita dalam berbagai hal. Nabi Muhammad SAW dipilih oleh Thomas Carlyle sebagai salah satu tokoh terbaik di muka bumi. Bahkan dalam buku Michael Hart, beliau tetap menjadi tokoh nomor satu,” ujar Menag Nazaruddin.
Menag menegaskan bahwa keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya pada kepemimpinan, tetapi juga dalam manajemen kehidupan umat.
“Rasulullah SAW bukan hanya the best leader, tetapi sekaligus the best manager. Banyak pemimpin, tapi belum tentu menjadi manajer terbaik. Rasulullah SAW mencontohkan keduanya,” tambahnya.
Puncak acara ditutup dengan doa bersama oleh Imam Masjid Istiqlal, Dr H Husni Ismail M A, yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan rakyat, serta terciptanya perdamaian di seluruh dunia. (R)
beritaTerkait
komentar