Jumat, 22 Mei 2026

DJBC dan BNN Amankan 309 Kg Sabu di Perairan Samudra Hindia

Senin, 27 Februari 2023 13:30 WIB
DJBC dan BNN Amankan 309 Kg Sabu di Perairan Samudra Hindia
DJBC Kemenkeu bersinergi dengan BNN mengamankan 309 bungkus sabu dengan perkiraan berat 309 kilogram dalam operasi laut South Sea Operation, dari kapal ikan yang berlayar di perairan Samudra Hindia. (Dok/Kemenkeu RI)
Jakarta (buseronline.com) - Sebanyak 309 bungkus sabu dengan perkiraan berat 309 kilogram diamankan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam operasi laut South Sea Operation, dari kapal ikan yang berlayar di perairan Samudra Hindia.

Dilansir dari www.kemenkeu.go.id, Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea DJBC Nirwala Dwi Heryanto mengatakan penindakan ini berawal dari diterimanya informasi dari BNN bahwa terdapat narkotika dalam sebuah kapal yang berlayar menuju pesisir barat Sumatra dan Laut Selatan Jawa dari arah perairan Samudra Hindia.

Menindaklanjuti informasi itu, dibentuk tim gabungan Bea Cukai dan BNN untuk melaksanakan operasi laut South Sea Operation yang melibatkan kapal patroli laut Bea Cukai BC 30004 dan BC 7002.

"Petugas menemukan kapal target pada sekitar 96 nautical mill dari garis Pantai Selatan Banten serta melakukan pemeriksaan umum dokumen anak buah kapal (ABK) dan permukaan kapal. Selanjutnya, petugas melaksanakan pengamanan tersangka, yaitu delapan orang ABK warga negara Iran dan penarikan kapal," ungkapnya.

Kapal ditarik dan disandarkan di dermaga PT Indah Kiat Merak Kota Cilegon yang merupakan area pengawasan Bea Cukai Merak. Kemudian, petugas melaksanakan pemeriksaan kapal dengan anjing pelacak K-9 Bea Cukai dan BNN, serta meminta keterangan para ABK.

Diketahui narkoba disembunyikan di concealment kapal, dan setelah dilakukan pembongkaran di dinding ruang palka tengah dekat mesin didapati 309 bungkus sabu. Saat ini, barang bukti narkotika dan tersangka telah diamankan petugas Bea Cukai untuk diproses lebih lanjut.

Ia menambahkan pemerintah memberikan perhatian terhadap penanganan atas penyalahgunaan narkoba. Hal ini mengingat efek domino akibat penyalahgunaan narkoba semakin beragam dan usaha untuk mengatasinya bukanlah langkah yang mudah untuk dilaksanakan.

"Untuk penanggulangan peredaran narkotika, diperlukan upaya yang terpadu dan komprehensif yang meliputi upaya preventif, represif, terapi, dan rehabilitasi oleh semua pihak, termasuk aparat penegak hukum. Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya akan terus berupaya memperketat pengawasan atas masuknya narkotika ke Indonesia, sebagai pengejawantahan fungsi kami sebagai community protector," tuturnya mengakhiri.
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Hossam Hassan Resmi Umumkan Skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026
Progres Sekolah Rakyat di Medan Capai 73 Persen, Rico Waas: Tercepat di Indonesia
TP PKK Jateng Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi
Evann Guessand di Ambang Sejarah, Bisa Raih Dua Gelar Eropa dalam Semusim
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
komentar
beritaTerbaru