Rabu, 10 Juni 2026

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Sebanyak 4.205 Kasus

Minggu, 05 Februari 2023 14:30 WIB
Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Sebanyak 4.205 Kasus
Ilustrasi Covid-19.
Jakarta (buseronline.com) - Kasus baru Covid-19 per 5 Februari 2023 tercatat sebanyak 186 di Indonesia. Kasus aktif kini sebanyak 4.205 kasus.

DKI Jakarta menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 51. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 46 kasus, kemudian Banten dengan total 25 kasus.

Diambil dari sumber data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, detail perkembangan kasus virus Corona per Minggu (5/2/2023): Pasien positif bertambah 171 menjadi 6.731.135.

Pasien sembuh bertambah 181 menjadi 6.566.098. Pasien meninggal bertambah 1 menjadi 160.832. Tercatat sebanyak 16.672 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 661.

Berikut sebaran kasus Virus Corona di Indonesia, per Minggu (5/2/2023):
- DKI Jakarta: 51
- Jawa Barat: 46
- Banten: 25
- Jawa Timur: 18
- Jawa Tengah: 6
- DI Yogyakarta: 5
- Bali: 5
- Lampung: 4
- Kalimantan Barat: 2
- NTT: 2
- Sulawasi Tengah: 2
- Sulawesi Selatan: 2
- Sumatera Selatan: 1
- Kalimantan Timur: 1
- Papua: 1
- Aceh: 0
- Sumatera Utara: 0
- Sumatera Barat: 0
- Riau: 0
- Jambi: 0
- Bengkulu: 0
- Bangka Belitung: 0
- Kepulauan Riau: 0
- NTB: 0
- Kalimantan Tengah: 0
- Kalimantan Selatan: 0
- Kalimantan Utara: 0
- Sulawesi Utara: 0
- Sulawesi Tenggara: 0
- Gorontalo: 0
- Sulawesi Barat: 0
- Maluku Utara: 0
- Maluku: 0
- Papua Barat: 0
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
komentar
beritaTerbaru