Minggu, 12 Juli 2026

Sebanyak 7.890 Guru Resmi Jadi Guru Penggerak

Jumat, 02 Juni 2023 13:47 WIB
Sebanyak 7.890 Guru Resmi Jadi Guru Penggerak
Dirjen GTK Kemendikbudristek RI Nunuk Suryani menutup secara resmi pelaksanaan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan ke-6, Rabu (31/5/2023). (Dok/Kemendikbudristek RI)
Jakarta (buseronline.com) - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek RI Nunuk Suryani menutup secara resmi pelaksanaan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan ke-6.

Ia mengapresiasi perjuangan Guru Penggerak dari 136 Kab/Kota di 32 Provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan salah satu program prioritas Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dari Merdeka Belajar Episode Lima.

“Saya selalu percaya bahwa Guru Penggerak yang sudah melalui pendidikan ini adalah bagian dari para pemimpin pendidikan Indonesia di masa depan. Pemimpin-pemimpin pendidikan yang menjadikan kebutuhan murid sebagai petimbangan utama dalam setiap keputusan nantinya,” kata Nunuk Suryani penuh rasa bangga dalam acara yang diselenggarakan secara daring melalui Youtube Ditjen GTK Kemdikbud RI.

Nunuk Suryani juga berharap agar Guru Penggerak yang sudah mengikuti program PGP dapat segera menggerakkan ekosistem pendidikan di dalam sekolah dan juga di wilayah kabupaten/kota masing-masing.

“Bersama rekan-rekan seperjuangan, yang sama-sama bergerak demi perbaikan pendidikan Indonesia, para Guru Penggerak bisa saling bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain,” tegasnya.

Direktur Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan, Praptono, melaporkan bahwa PGP angkatan keenam yang diselenggarakan sejak 24 Agustus 2022 sampai 13 Mei 2023 ini, telah meluluskan sebanyak 7.890 Guru Penggerak yang terdiri dari PGP Reguler dan PGP Rekognisi.

“Para Guru Penggerak yang telah selesai mengikuti program ini merupakan stok bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengangkat mereka menjadi kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Guru Penggerak ini sudah siap membawa perubahan dalam pendidikan kita,” ujar Praptono.

Dalam agenda yang sama, para Guru Penggerak dari angkatan ke-6 juga turut menyampaikan pesan dan kesan mereka selama mengikuti PGP. “Saya senang dan bangga bisa menyelesaikan pendidikan ini dengan hasil memuaskan,” ujar Heri Setyawan, Guru SMA 1 Sekotong, NTB.

Selain itu, Lia Mastaria Polapa, SMA 1 Dungalio, Gorontalo, juga menyampaikan rasa bangganya menjadi bagian dari Guru Penggerak. “Saya bertemu dan berkolaborasi dengan para Calon Guru Penggerak yang hebat, dibimbing oleh Pengajar Praktik yang bijak, dan banyak belajar dari fasilitator yang luar biasa, serta diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan instruktur yang berpikir maju dan mengedepankan nilai kebajikan,” ujarnya.

“Berkat pelatihan yang saya dapat melalui Pendidikan Guru Penggerak, anak-anak menjadi lebih antusias dan lebih semangat untuk melakukan proses pembelajaran setiap harinya,” ujar Astried Yanuarti Lofa, Guru TK Arraisyah Koba, Bangka Belitung yang merasa suasana belajar menjadi lebih menyenangkan setelah ia mempraktikkan materi pembelajaran yang didapat dari PGP.
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemerintah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Eliminasi Kusta
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
KPK Awasi Pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah, Cegah Gratifikasi dan Titipan Siswa
Spanyol Singkirkan Belgia 2-1, Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Delegasi Temasek Singapura Tinjau TSTH2 Humbahas, Jajaki Peluang Investasi dan Kerja Sama Riset
Jorge Jesus Resmi Tangani Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Masih Masuk Rencana
komentar
beritaTerbaru