Sabtu, 17 Oktober 2026

Wamen Kabinet Merah Putih Berkomitmen Perkuat Program Strategis Pemerintah

Jumat, 16 Oktober 2026 21:33 WIB
Wamen Kabinet Merah Putih Berkomitmen Perkuat Program Strategis Pemerintah
Wakil Menteri Pertahanan Richard Taruli Horja Tampubolon.

Jakarta (buseronline.com) - Para Wakil Menteri (Wamen) Kabinet Merah Putih yang baru dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan komitmen untuk memperkuat pelaksanaan program-program strategis pemerintah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam keterangan pers usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta. Para wakil menteri menegaskan kesiapan untuk menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing guna mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

Di bidang pertahanan, Wakil Menteri Pertahanan Richard Taruli Horja Tampubolon menjelaskan pembagian tugas bersama Wakil Menteri Pertahanan Yusuf Jauhari. Richard menyebut, dirinya berfokus pada strategi, doktrin, serta pengembangan kekuatan pertahanan, sedangkan Yusuf menangani industri dan logistik pertahanan.

"Intinya kalau di Wamenhan I itu bagaimana strategi, doktrin dan pengembangan kekuatan pertahanan. Beliau industri dan logistik pertahanan, tapi ini tetap berkolaborasi. Kita bekerja sama membantu semua tugas-tugas Bapak Menteri Pertahanan," ujar Richard.

Sementara itu, Wamenhan Yusuf Jauhari menekankan pentingnya memperkuat industri pertahanan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Yusuf, pengembangan industri pertahanan perlu diiringi dengan pemanfaatan teknologi serta transfer teknologi agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi berbagai sektor.

"Kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita. Dan itu harapannya tidak hanya kekuatan TNI, tapi bagaimana juga ekonomi bergerak," kata Yusuf.

Ia juga menyoroti pentingnya diversifikasi kerja sama pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk memperkuat kemandirian logistik pertahanan nasional. Meski pengelolaan logistik menjadi semakin kompleks, keterlibatan industri pertahanan dalam negeri dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan dan kesiapan kekuatan pertahanan Indonesia.

Di sektor pertanian, Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional.

Dengan latar belakang akademisi, Alim berharap hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk meningkatkan produktivitas serta nilai tambah produk pertanian nasional.

Ia menilai penerapan hasil penelitian dan inovasi menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung program swasembada pangan dan hilirisasi sektor pertanian.

"Karena saya berasal dari kalangan perguruan tinggi tentu saya juga punya harapan agar hasil-hasil riset, inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu tadi untuk menyukseskan program swasembada dan juga hilirisasi terutama untuk meningkatkan nilai tambah," ujar Alim.

Komitmen para wakil menteri tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kemandirian nasional, serta mendukung keberhasilan program-program prioritas pemerintah di bidang pertahanan dan pertanian. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Karhutla dan Polusi Udara, Daerah Diminta Siaga
KPH Balige Dukung Surat Edaran Bupati Toba, Warga Diimbau Waspadai Pembagian Lahan Ilegal di Eks Kawasan TPL
BNPB Catat 639,23 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi Prioritas
Komisi B DPRD Toba Tinjau Proyek Rekonstruksi Jalan, Pastikan Material Sesuai Spesifikasi
Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Presiden Prabowo Siapkan 200 Pompa Air dan Rp2 Miliar untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting
komentar
beritaTerbaru