Sabtu, 18 Juli 2026

Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak Beberapa Waktu Terakhir Menjadi Sorotan

Minggu, 30 April 2023 16:14 WIB
Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak Beberapa Waktu Terakhir Menjadi Sorotan
Ilustrasi Covid-19.
Jakarta (buseronline.com) - Kasus Covid-19 di Indonesia yang melonjak beberapa waktu terakhir menjadi sorotan. Kenaikan kasus Covid-19 disebut dapat terjadi karena beberapa faktor.

Beberapa di antaranya adalah arus balik libur lebaran dan kemunculan Covid-19 varian XBB 1.16 Arcturus.

Varian Arcturus sebelumnya disebut-sebut menjadi dalang meningkatnya kasus Covid-19 di India secara signifikan.

Dalam penelitian yang dilakukan, salah satu gejala baru yang muncul dari pasien Arcturus adalah mata merah.

Namun, untuk di wilayah DKI Jakarta sendiri gejala yang paling banyak dialami pasien Covid-19 varian Arcturus bukanlah mata merah.

Hingga saat ini sudah ada 10 pasien varian Arcturus yang dicatat oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Terdapat dua pasien yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Pasien yang melakukan perjalanan ke India dan pasien yang melakukan perjalanan ke Thailand.

Adapun status vaksinasi varian Arcturus di DKI Jakarta mayoritas sudah melakukan vaksin booster. Ada 8 pasien yang sudah melakukan vaksinasi booster dan 1 pasien sudah mendapatkan vaksin booster dosis kedua.

Selain itu, satu pasien lainnya belum mendapatkan vaksin Covid-19 sama sekali dan masih berusia 5 tahun.

Walaupun varian Arcturus yang menjadi biang melonjaknya angka kasus Covid-19 di India sudah masuk ke Indonesia, pihak Dinkes DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tidak khawatir.

Menurut pihak Dinkes DKI Jakarta, kondisi pandemi saat ini sudah jauh lebih terkendali karena masyarakat sudah banyak melakukan vaksinasi Covid-19.

"Kondisi Covid-19 di Jakarta sangat terkendali. Apapun variannya, tidak perlu panik. Semua masih keluarga Omicron dan belum ada tanda kuat menyebabkan keparahan gejala yang masif," kata Bagian Humas Dinkes DKI Jakarta dalam pernyataan resminya kepada media di Jakarta.

Berikut ini adalah daftar gejala yang dialami oleh 10 pasien Covid-19 varian Arcturus menurut data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta:

Pasien 1: Batuk, pilek, nyeri otot, tenggorokan gatal

Pasien 2: Batuk, pilek, sesak napas, mual/muntah, pneumonia

Pasien 3: Demam

Pasien 4: Batuk, demam, pilek, malaise, mata merah

Pasien 5: Batuk, pilek, nyeri otot, mual/muntah

Pasien 6: Tanpa gejala

Pasien 7: Batuk, pilek, sakit tenggorokan

Pasien 8: Batuk, pilek

Pasien 9: Batuk, pilek

Pasien 10: Batuk, demam, pilek, sakit tenggorokan, anosmia

Dari seluruh pasien varian Arcturus yang tercatat, hanya ada satu pasien yang mengalami gejala mata merah.

Mayoritas pasien varian Arcturus mengalami gejala Covid-19 pada umumnya seperti batuk dan pilek.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Wagub Sumut Ajak Prancis Perkuat Kerja Sama Strategis
Polri Gandeng Kampus Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Korlantas Polri Gelar Pelatihan Pengoperasionalan Mobil Dikmas Lantas 2026 di Cibubur
Wagub Jateng Usulkan Pendidikan Vokasi Dimulai Sejak Jenjang SMP
Astamaops Kapolri Dorong Integrasi Layanan 110 dan Command Center di Polresta Sorong Kota
Rekonstruksi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias Ditargetkan Rampung Desember 2026
komentar
beritaTerbaru