Kamis, 21 Mei 2026

UM Bandung Siap Verifikasi Data Anak Tidak Sekolah di Jabar

Kamis, 21 Mei 2026 16:40 WIB
UM Bandung Siap Verifikasi Data Anak Tidak Sekolah di Jabar
Jajaran UM Bandung bertemu Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa (19/5/2026).

Bandung (buseronline.com) - Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyatakan kesiapan membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memverifikasi data anak tidak sekolah (ATS) melalui keterlibatan mahasiswa pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Komitmen tersebut mengemuka saat jajaran UM Bandung bertemu Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa.

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto mengatakan, mahasiswa akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi data ATS yang telah dimiliki pemerintah daerah.

"Mahasiswa dapat melakukan verifikasi karena data nama dan alamatnya sudah ada. Jika memang benar adanya, mereka bisa diajak, didorong, dan dimotivasi untuk melanjutkan pendidikan," ujar Herry dilansir dari laman Jabarprov.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam pendataan ATS merupakan bentuk kontribusi nyata dunia akademik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Selain membantu verifikasi data ATS, mahasiswa UM Bandung juga diharapkan dapat terlibat dalam berbagai program pendidikan lainnya melalui koordinasi bersama Disdik Jabar.

Kadisdik Jabar Purwanto menyambut baik dukungan tersebut. Ia menilai keterlibatan kalangan akademisi sangat dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di daerah.

"Saya berharap UM Bandung bisa membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menggiring anak-anak yang tidak sekolah agar bisa kembali ke sekolah atau mengikuti program kesetaraan. Datanya sebenarnya sudah ada, tinggal diverifikasi di lapangan," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas sejumlah peluang kerja sama lain, termasuk penerapan konsep kampus hijau dan sekolah hijau yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Hari ini saya berbahagia karena UM Bandung memiliki semangat yang sama dengan kami, terutama dalam penerapan pembangunan berkelanjutan di lembaga pendidikan," ujar Purwanto.

Pada kesempatan yang sama, Herry turut menyampaikan perkembangan program beasiswa ISPA bagi 40 mahasiswa UM Bandung yang sebelumnya disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada forum Milad Muhammadiyah Nasional tahun lalu.

Ia menyebut proses seleksi penerima beasiswa telah dilakukan dan diharapkan segera mendapat tindak lanjut dari Pemprov Jabar.

UM Bandung juga menawarkan pengembangan sistem informasi berbasis balanced scorecard yang selama ini diterapkan di kampus untuk membantu pemantauan kinerja sekolah-sekolah di Jawa Barat.

Selain itu, kolaborasi dalam penanganan sampah, penerapan kampus hijau, serta penguatan prinsip sekolah hijau turut menjadi bagian pembahasan kedua pihak. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Drama Kolosal “Peuting Muggaran” Semarakkan Milangkala Tatar Sunda di Gedung Sate
Pemko Bandung Perkuat Kota Inklusif Lewat Penguatan RBM
Pemko Bandung Matangkan SPMB 2026/2027, Farhan Tekankan Keadilan dan Transparansi
Disdik Jabar Mulai Pemetaan Minat SPMB 2026 Akhir Mei
SE Mendikdasmen Dinilai Jadi Solusi Kepastian Gaji Guru Honorer di Jabar
Stok Beras Kota Bandung Aman, DKPP Gulirkan Beragam Program Bantuan Pangan
komentar
beritaTerbaru