Kamis, 21 Mei 2026

Presiden Prabowo: Peran Swasta Penting dalam Mendorong Kemakmuran Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 12:28 WIB
Presiden Prabowo: Peran Swasta Penting dalam Mendorong Kemakmuran Nasional
Presiden Prabowo saat memberikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan peran negara dalam perekonomian dan perbaikan tata kelola sumber daya alam tidak dimaksudkan untuk mengurangi peran sektor swasta. Sebaliknya, pemerintah membutuhkan sektor swasta yang kuat, dinamis, dan inovatif untuk bersama-sama membangun kemakmuran nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.

"Kita perlu sektor swasta, kita perlu mendukung peran sektor swasta. Kita butuh sektor swasta yang dinamis. Kita perlu pengusaha-pengusaha yang penuh dengan inovasi, penuh dengan inisiatif dan yang memiliki kemampuan manajerial yang baik dan andal," ujar Presiden Prabowo.

Dalam pidatonya, Presiden menjelaskan bahwa arah pembangunan ekonomi Indonesia mengusung konsep ekonomi Pancasila atau ekonomi jalan tengah. Menurutnya, sistem tersebut menggabungkan sisi terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dengan tetap menjunjung asas kekeluargaan, gotong royong, keadilan, dan pemerataan.

"Ekonomi yang cocok untuk Indonesia adalah ekonomi jalan tengah, ekonomi yang berani mengambil yang terbaik dari sosialisme dan yang terbaik dari kapitalisme," katanya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tetap harus hadir memberikan perlindungan dan keberpihakan kepada rakyat. Namun, di sisi lain, Indonesia juga membutuhkan semangat kewirausahaan, inovasi, persaingan sehat, serta keberanian mengambil risiko dari para pelaku usaha.

Untuk itu, pemerintah berupaya mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru, khususnya dari kalangan muda. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pendidikan kewirausahaan agar generasi muda tidak hanya bergantung pada pekerjaan sebagai aparatur negara, tetapi juga mampu membangun usaha sendiri.

Selain pendidikan kewirausahaan, pemerintah juga akan memperluas dukungan pembiayaan bagi perusahaan rintisan atau startup.

"Begitu dia selesai, kita juga harus memberi kredit startup. Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru," ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga meminta bank-bank Himbara untuk lebih berpihak kepada pelaku usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, akses pembiayaan tidak boleh hanya dinikmati kelompok usaha besar yang sudah mapan.

"Saya minta bank-bank Himbara, cobalah menjadi bank yang patriotik. Jangan dia lagi, dia lagi, yang dikasih kredit orang yang sudah kaya," tegasnya.

Presiden Prabowo turut menyoroti pentingnya reformasi birokrasi dan percepatan proses perizinan guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif. Ia meminta agar pengusaha tidak dipersulit dengan birokrasi yang lambat maupun praktik pungutan liar.

"Jangan pengusaha diperas terus. Jangan pengusaha diganggu. Kalau Malaysia bisa bikin izin dalam 2 minggu, kenapa kita izinnya 2 tahun? Memalukan," katanya.

Menutup sambutannya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, pengusaha, buruh, UMKM, hingga pemerintah daerah untuk memperkuat kerja sama demi mewujudkan kemakmuran bersama.

"Bila kita bersatu, bila kita kerja sama seperti ini, pengusaha, swasta, pemerintah, UMKM, pemerintah pusat, pemerintah daerah, semuanya kita kerja sama, semuanya memiliki rasa panggilan yang sama, kita akan menciptakan kemakmuran yang luar biasa," tutup Presiden Prabowo. (DKI1)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Wabup Taput Pimpin Panen Raya Ikan Nila BUMDes Saurdot, Dorong Efisiensi Produksi
Program “Istana untuk Anak Sekolah” Beri Pengalaman Berkesan bagi Ratusan Pelajar dan Mahasiswa
Presiden Prabowo: Penguatan Alutsista Jadi Tonggak Jaga Kedaulatan Negara
Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Resmikan Gudang Pangan dan SPPG Polri di Tuban
MA Perkuat Transformasi Digital Peradilan, Tunggakan Perkara Turun Drastis
Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Lanjut Ziarah ke Makam Tokoh Buruh Nasional
komentar
beritaTerbaru