Ahmad Luthfi mengatakan, program sekolah kemitraan merupakan sekolah gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan kurang mampu. Saat ini terdapat 139 sekolah yang menjadi mitra Pemprov
Jawa Tengah dalam program tersebut.
Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pakaian, sepatu, buku hingga kebutuhan praktik kerja lapangan (PKL), dibiayai oleh pemerintah provinsi. "Mereka kita biayai. Mulai pakaian, sepatu, buku, PKL, dan sebagainya. Semua gratis dari Pemprov
Jateng," ujar
Ahmad Luthfi.
Menurutnya, program sekolah kemitraan yang telah dirintis sejak 2025 itu akan kembali dilanjutkan pada tahun ajaran 2026 sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam arahannya,
Ahmad Luthfi juga meminta para siswa untuk tidak minder dan terus percaya diri dalam meraih cita-cita melalui pendidikan. (R)
beritaTerkait
komentar