Selasa, 07 Juli 2026

Jateng Inisiasi Kurikulum Koperasi di Sekolah, Siapkan Generasi Berjiwa Gotong Royong

Kamis, 07 Mei 2026 17:16 WIB
Jateng Inisiasi Kurikulum Koperasi di Sekolah, Siapkan Generasi Berjiwa Gotong Royong
Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno dalam FGD Finalisasi Insersi Kurikulum Pendidikan Perkoperasian di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa (5/5/2026).

Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi menginisiasi kebijakan baru berupa insersi kurikulum pendidikan perkoperasian pada jenjang sekolah dasar hingga menengah.

Dilansir dari laman Jatengprov, langkah ini dilakukan sebagai upaya membangkitkan kembali semangat ekonomi kerakyatan sejak dini.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno mengatakan kebijakan tersebut menjadi terobosan yang berpotensi menjadi yang pertama di Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Insersi Kurikulum Pendidikan Perkoperasian di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa.

"Ini bahkan mungkin baru yang pertama di Indonesia, mudah-mudahan hasilnya bisa bagus," ujar Sumarno.

Menurutnya, kurikulum ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang sistem dan nilai-nilai koperasi yang mengedepankan kebersamaan, gotong royong, serta kedaulatan anggota.

"Koperasi adalah penggabungan konsep bisnis dengan nilai sosial. Ini yang harus kita tanamkan kembali kepada masyarakat sejak dini," tegasnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Melalui pendidikan sejak sekolah, diharapkan lahir sumber daya manusia yang memahami esensi koperasi secara utuh.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Dwi Silo Raharjo menjelaskan bahwa kurikulum ini akan diterapkan di seluruh sekolah di bawah Dinas Pendidikan serta madrasah di bawah Kementerian Agama di Jawa Tengah.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi
NTP Jawa Tengah Naik 0,75 Persen pada Juni 2026, Daya Beli Petani Meningkat
Jateng Tetap Jadi Magnet Investasi, Gubernur Ahmad Luthfi: Iklim Usaha Kondusif
Target Akseptor KB Pria di Kabupaten Semarang Tercapai, Animo MOP Terus Meningkat
Bumdes dan Koperasi Desa Didorong Jadi Penopang Rantai Pasok Program MBG
IJD Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Daerah, Jateng Prioritaskan Akses Wisata pada 2027
komentar
beritaTerbaru