Kamis, 20 Agustus 2026

Target Akseptor KB Pria di Kabupaten Semarang Tercapai, Animo MOP Terus Meningkat

Selasa, 30 Juni 2026 13:50 WIB
Target Akseptor KB Pria di Kabupaten Semarang Tercapai, Animo MOP Terus Meningkat

Ungaran (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Semarang mencatat capaian positif dalam pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) pria.

Dilansir dari laman Jatengprov, hingga semester I 2026, target delapan akseptor baru Metode Operasi Pria (MOP) yang ditetapkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN telah berhasil dipenuhi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang, Dewanto Leksono Widagdo, mengatakan tingginya minat masyarakat membuat masih banyak calon akseptor pria yang menunggu giliran untuk mendapatkan layanan MOP.

"Saat ini masih banyak calon akseptor pria yang antre untuk dilayani. Kami akan mengantisipasi hal tersebut melalui perubahan anggaran," ujar Dewanto usai upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Semarang di halaman Kantor Bupati Semarang, Senin.

Menurutnya, kesadaran dan partisipasi pria dalam mengikuti program KB terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Pada 2025, target 10 akseptor MOP juga berhasil dipenuhi. Capaian tersebut dinilai menunjukkan semakin besarnya keterlibatan kaum pria dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas.

Peningkatan partisipasi itu sejalan dengan tema Harganas 2026, yakni "Ayah Wajib Hadir". Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Semarang menerbitkan Surat Edaran Bupati Semarang Nomor 400.13.42.1/09969 Tahun 2026 yang mengimbau seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa melaksanakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah (Gamas) pada tahun ajaran baru.

"Ayah harus terlibat secara aktif dalam pembangunan keluarga berkualitas. Jadi tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu," kata Dewanto.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Semarang Ngesti Nugraha membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Dalam sambutan tersebut ditegaskan pentingnya membangun keluarga yang aman dan tangguh sebagai fondasi lahirnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Menteri menekankan tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni peningkatan kesehatan keluarga melalui percepatan penurunan stunting, penguatan pendidikan karakter yang menanamkan disiplin dan kejujuran, serta membangun ketahanan mental anggota keluarga.

"Kehadiran fisik dan emosional ayah menjadi penentu kestabilan struktur kepribadian anak. Perbaikan kualitas sumber daya manusia tidak hanya berada di pundak ibu, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seorang ayah," demikian isi sambutan yang dibacakan Bupati. (R)

Foto

Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang Dewanto Leksono Widagdo usai upacara peringatan Harganas ke-33 tingkat Kabupaten Semarang di halaman Kantor Bupati Semarang, Senin (29/6/2026).

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Buka Beasiswa Mahasantri dan Santri Penggerak 2026
Omzet Galeri UKM Jateng Tembus Rp439 Juta dalam Enam Bulan, Bakal Direbranding
Harga Garam Rakyat Anjlok, Pemprov Jateng Minta Petambak Tahan Penjualan
Mentan Amran Ungkap Kerugian Mafia Beras Bisa Capai Rp100 Triliun
UPTD PPA Kabupaten Semarang Resmi Beroperasi, 45 Kasus Kekerasan Tercatat hingga Juli 2026
Mentan Amran Beri Hadiah Traktor untuk Kelompok Tani Saat Sidak di Sawah Semarang
komentar
beritaTerbaru