Ia juga mengingatkan bahwa menghafal Al-Qur'an tidak hanya berhenti pada kemampuan mengingat, tetapi harus dilanjutkan dengan pemahaman dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. "Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal untuk lebih mendalami Al-Qur'an," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, salah satu penerima bisyarah, Nurul Mahfirah, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. "Bangga dan senang bisa bertemu langsung dengan Pak Wakil Gubernur. Semoga membawa berkah," ujarnya. (R)
beritaTerkait
komentar