"Kepala sekolah dan guru bukan hanya pengajar, tetapi juga menjadi orang tua dan sahabat bagi siswa. Pendekatan ini membuat anak lebih nyaman dalam belajar," katanya.
Sementara itu, Kepala UPT
SMP Negeri 1 Medan, Rohanim menegaskan bahwa peran kepala sekolah saat ini tidak hanya sebagai manajer, tetapi juga sebagai pengayom yang mampu membangun kedekatan emosional di lingkungan sekolah.
Ia menilai suasana belajar yang menyenangkan menjadi kunci keberhasilan pembelajaran, terutama dalam penerapan metode deep learning.
"Dengan pendekatan yang menyentuh sisi emosional, proses belajar tidak lagi menjadi beban, melainkan pengalaman yang menyenangkan bagi guru dan siswa," ungkapnya.
Upacara Hardiknas 2026 tersebut berlangsung khidmat dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan. (P3)
beritaTerkait
komentar