Kamis, 05 November 2026

Rico Waas Dorong RPH Medan Gandeng Investor, Lahan Tidur 3 Hektare Bakal Dikembangkan

Kamis, 05 November 2026 15:00 WIB
Rico Waas Dorong RPH Medan Gandeng Investor, Lahan Tidur 3 Hektare Bakal Dikembangkan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri Ekspos RKAP Tahun 2027 serta Monev Program Kerja Tahun 2026 PUD RPH Medan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Selasa (3/11/2026).

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Perusahaan Umum Daerah (PUD) Rumah Potong Hewan (RPH) Medan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang selama ini belum produktif.

Lebih dari 3 hektare lahan milik perusahaan tersebut ditargetkan dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru melalui kerja sama dengan investor.

Sejumlah peluang usaha yang ditawarkan meliputi pembangunan cold storage, meat shop, pergudangan, peternakan unggas hingga pengolahan produk turunan daging.

Arahan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Ekspos Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027 serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kerja Tahun 2026 PUD RPH Medan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, pada 3 November 2026.

Rico mengungkapkan, dari total lahan RPH Medan seluas sekitar 5,2 hektare, baru 1,3 hektare yang dimanfaatkan secara efektif. Sementara lebih dari 3 hektare lainnya masih belum digunakan secara optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian manajemen agar aset perusahaan tidak terus terbengkalai dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

"Yang kami perintahkan sekarang adalah cari investor. Lihat turunan-turunan dari bisnis tadi. Bisnis daging, bisnis unggas. Satu tidak mau, yang lain coba," kata Rico.

Ia menilai potensi pasar untuk pengembangan usaha tersebut cukup besar. Terlebih, Kota Medan memiliki kebutuhan pasokan daging dan produk unggas yang cukup tinggi.

Rico mencontohkan keberadaan 255 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Medan yang membutuhkan pasokan bahan pangan, termasuk telur.

Dengan asumsi kebutuhan dua butir telur per anak setiap minggu dan jumlah penerima manfaat sekitar 700.000 anak, kebutuhan telur diperkirakan mencapai 5,6 juta butir per bulan.

Potensi tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan RPH untuk mengembangkan peternakan unggas maupun perdagangan hasil ternak.

Selain mengembangkan produksi, Rico juga meminta RPH membangun jaringan pemasaran dengan memanfaatkan keberadaan BUMD dan perangkat daerah. Produk yang dihasilkan nantinya dapat dipasarkan melalui jaringan PUD Pasar, gerai ritel maupun SPPG.

Sementara itu, Direktur Utama PUD RPH Medan Irwansyah Gultom mengungkapkan pihaknya telah menjajaki kerja sama dengan seorang importir daging untuk pembangunan fasilitas cold storage dan meat shop.

Pertemuan lanjutan dengan calon investor telah dijadwalkan pada Selasa sore untuk membahas skema kerja sama serta kebutuhan lokasi usaha.

Menanggapi hal tersebut, Rico meminta manajemen RPH segera menyiapkan pembagian persil lahan agar sebagian aset dapat disewakan kepada pihak swasta.

Ia juga meminta Bagian Hukum mengkaji aspek legalitas kerja sama, termasuk mekanisme penyewaan dan kemungkinan pembagian keuntungan dari kegiatan usaha yang dijalankan investor.

Rico menegaskan, skema kerja sama tidak harus hanya berupa penyewaan lahan. RPH juga perlu mempertimbangkan peluang memperoleh bagian keuntungan dari aktivitas bisnis yang dikembangkan bersama investor.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
PBB Medan Siap Kawal Pembangunan di 17 Kecamatan, Rico Waas Apresiasi
Airin Rico Waas Minta Lomba B2SA 2026 Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Medan
Airin Rico Waas Ajak Anak-anak Kenali Mitigasi Bencana Sejak Dini
Airin Rico Waas Ajak YP ADHA Perkuat Penanganan HIV/AIDS di Kota Medan
Tiga Siswa SMP Jadi Wali Kota Pelajar, Rico Waas Beri Kesempatan Duduk di Kursi Pimpinan
Wakil Wali Kota Medan Dukung Duta Menulis Sumut 2026, Siap Perbanyak Perpustakaan
komentar
beritaTerbaru