Dukungan terhadap tenaga pendidik juga diperkuat melalui peningkatan insentif guru honorer dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan.
Dalam penguatan karakter peserta didik, Kemendikdasmen turut mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penerapan budaya sekolah Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
"Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman, rumah kedua bagi murid. Dengan sinergi semua pihak, kita harapkan lahir generasi unggul dan berdaya saing global," ujar Abdul Mu'ti.
Dari total sekolah yang diresmikan di Banyumas, terdiri atas 6 PAUD, 6 SD, 7 SMP, 3 SMA, dan 8 SMK. Selain itu, pada 2025 Kemendikdasmen juga telah menyalurkan 1.633 perangkat Interactive Flat Panel (IFP) untuk mendukung digitalisasi pembelajaran di wilayah tersebut. (R)
beritaTerkait
komentar