Jumat, 24 April 2026

Revitalisasi Pendidikan Vokasi di Jabar Digenjot, Pemerintah Gandeng Industri

Jumat, 24 April 2026 13:19 WIB
Revitalisasi Pendidikan Vokasi di Jabar Digenjot, Pemerintah Gandeng Industri

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mulai mengakselerasi revitalisasi pendidikan vokasi di Jawa Barat dengan menggandeng dunia industri guna menciptakan lulusan yang siap kerja sekaligus mampu membuka peluang usaha baru.

Dilansir dari laman Jabarprov, langkah ini ditandai dengan kegiatan pelatihan vokasi yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pariwisata Widianti Putri Wardhana, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bale Pakuan, Rabu.

Pratikno menyatakan, pemerintah telah mengintegrasikan peran pemerintah pusat, daerah, serta Balai Latihan Kerja (BLK) dengan sektor industri sebagai penyedia lapangan kerja. Integrasi ini bertujuan memastikan pendidikan vokasi selaras dengan kebutuhan pasar kerja.

"Jangan sampai pendidikan kita justru mengajarkan keterampilan yang sudah tidak relevan lagi. Revitalisasi ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan, tetapi juga membuka peluang pekerjaan baru," ujarnya.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus melahirkan tenaga kerja yang tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan juga pencipta peluang, baik di sektor teknologi maupun berbasis budaya dan potensi lokal.

Sementara itu, Dedi Mulyadi menyoroti tingginya angka pengangguran terdidik di Jawa Barat. Ia menilai kondisi tersebut ironis karena provinsi ini memiliki potensi ekonomi yang besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Ia mencontohkan sejumlah sektor berbasis kearifan lokal yang mulai ditinggalkan, seperti pengrajin anyaman bambu, industri makanan tradisional, hingga profesi pemetik teh dan kopi, padahal permintaan pasar masih tinggi.

"Pasar kerja bisa dibangun melalui inovasi, termasuk pengembangan vokasi yang selaras dengan kearifan lokal," kata Dedi.

Dedi menambahkan, peluang kerja terbuka luas baik di dalam negeri maupun luar negeri selama pendidikan vokasi mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Di sisi lain, Menteri Pariwisata Widianti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi telah menyusun 438 skema pendidikan vokasi yang mencakup 34 bidang di sektor pariwisata.

Ia menegaskan, skema tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan setiap profesi di sektor pariwisata memiliki standar kompetensi yang jelas dan diakui secara nasional. "Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang akan menjalankan pendidikan vokasi di bidang pariwisata," ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah kepala daerah serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) kabupaten/kota di Jawa Barat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Disdik dan Dispusipda Jabar Teken Kerja Sama Tingkatkan Indeks Literasi
Kemensos-PB INKANAS Teken MoU, Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda
Bareskrim Polri Ungkap Produksi Kosmetik Ilegal di Bogor, Tiga Tersangka Ditangkap
Brimob X-Treme 2026, Ajang Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-81 Korps Brimob Polri
OJK Jawa Barat Gencarkan Literasi Keuangan dan Perkuat Ekonomi Daerah di Awal 2026
komentar
beritaTerbaru