Jumat, 24 April 2026

Bobby Nasution Tetapkan Enam Basis Pembangunan Sumut 2027, Nias Jadi Prioritas

Jumat, 24 April 2026 16:50 WIB
Bobby Nasution Tetapkan Enam Basis Pembangunan Sumut 2027, Nias Jadi Prioritas
Musrenbang RKPD Sumut 2027 di Hotel Santika Dyandra, Rabu (22/4/2026).

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menetapkan enam basis utama pembangunan daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumut tahun 2027.

Enam basis tersebut mencakup akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing, serta pemulihan pascabencana.

Hal itu disampaikan Bobby saat membuka Musrenbang RKPD Sumut 2027 di Hotel Santika Dyandra, Rabu. Ia menegaskan percepatan pembangunan di Kepulauan Nias menjadi salah satu fokus utama guna mengurangi kesenjangan antar wilayah.

"Ini solusi yang harus kita lakukan, salah satunya yang akan kami lakukan di tahun 2027, di antaranya di Kepulauan Nias," ujarnya.

Untuk mendukung pengembangan wilayah tersebut, Pemprov Sumut menetapkan tiga klaster pembangunan di Kepulauan Nias, yakni kawasan produksi, logistik, dan pariwisata. Pembangunan jalur logistik disebut menjadi prioritas, termasuk pembangunan pergudangan dan cold storage terpusat.

"Untuk jalur logistik ini paling penting, kami coba membangun pergudangan logistik, cold storage atau gudang, akan kita stok di satu titik," kata Bobby.

Ia menjelaskan, rencana pembangunan 2027 merupakan fase ekspansi dari program yang telah dimulai sejak 2025, dengan target memberi dampak berkelanjutan hingga 2029.

Selain pembangunan fisik, Pemprov Sumut juga menggulirkan program pendidikan gratis yang mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2026, khususnya di Kepulauan Nias dan wilayah terdampak bencana.

"Seluruh SMA, SMK, dan SLB di Kepulauan Nias tidak ada lagi iuran, termasuk pungutan komite. Awalnya hanya di Nias, namun diperluas ke daerah terdampak bencana," jelasnya.

Di sektor kesehatan, Pemprov Sumut memberikan beasiswa bagi calon dokter spesialis dengan prioritas penempatan di Kepulauan Nias. Saat ini, sebanyak 18 dokter tengah menempuh pendidikan spesialis di Universitas Sumatera Utara.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai indikator pembangunan Sumut menunjukkan tren positif, meski pemerataan masih perlu ditingkatkan.

Ia menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut yang berada di atas rata-rata nasional. "IPM Sumut 76,47, lebih tinggi dibanding nasional 75,90. Artinya kualitas SDM Sumut relatif bagus," ujarnya.

Musrenbang tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, serta para bupati dan wali kota se-Sumut. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gubernur Sumut Minta Percepatan Proyek Tanggul Sungai Tukka
Gubernur Bobby Nasution Respon Keluhan Warga Soal Bantuan Pascabencana di Tapteng
Bobby Nasution Apresiasi Kontribusi Yonzipur 1/Dhira Dharma untuk Pembangunan Sumut
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Gubernur Bobby Nasution Serahkan Tali Asih untuk Atlet Sumut Peraih 30 Medali SEA Games 2025
Bupati Humbahas: Program Pembelajaran Matematika Gasing Jadi Perhatian Pemerintah Pusat
komentar
beritaTerbaru