Senin, 06 April 2026

Laboratorium Sosial Sains di Akpol Diresmikan Polri untuk Transformasi SDM ke Proaktif

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 31 Maret 2026 12:00 WIB
Laboratorium Sosial Sains di Akpol Diresmikan Polri untuk Transformasi SDM ke Proaktif
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan arahan saat groundbreaking Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Senin (30/3/2026). (Dok/Humas Polri)
Semarang (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam transformasi kelembagaan melalui penguatan sumber daya manusia dan reformasi doktrin dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian, Lemdiklat Polri, Semarang.

Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Dedi Prasetyo, pada Senin pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

Langkah ini menjadi bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Dalam sambutannya, dilansir dari laman Humas Polri, Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains merupakan instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pembaruan kurikulum pendidikan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegasnya.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat, sebagai perwujudan transformasi pendidikan taruna berbasis realitas sosial.

Konsep tersebut turut diperkuat pandangan akademisi, Prof Dr Rodiyah Tangwun, yang menyebut laboratorium sosial sebagai pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, wujud konkret peningkatan kualitas pendidikan kepolisian, serta ruang kolaborasi antara taruna dan masyarakat.

Melalui pengembangan Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas, kecerdasan holistik, serta kemampuan adaptif dalam menghadapi dinamika sosial.

Sejumlah dampak yang diharapkan dari program ini antara lain penguatan integritas dan komitmen moral, peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata, kemampuan analisis dan prediksi sosial, serta pembentukan kepemimpinan lapangan yang solutif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional. Kehadiran para akademisi menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

Selain itu, Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan konsep knowledge-based policing.

Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar