Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan layanan publik tetap berjalan optimal pada hari kerja usai libur Idulfitri 1447 H.
Melalui Unit Layanan Terpadu (ULT), kementerian berkomitmen menjaga kualitas pelayanan tanpa hambatan, termasuk dalam merespons berbagai laporan dan kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Anang Ristanto, mengapresiasi kinerja petugas ULT yang tetap memberikan layanan terbaik, bahkan selama masa libur.
Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa kualitas layanan publik menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kementerian.
“Untuk itu, ini perlu kita pertahankan dan tingkatkan sehingga harapan publik terhadap layanan kementerian tetap baik. Tentunya ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ujarnya di Jakarta, Kamis.
Baca Juga:
Anang menambahkan, meskipun sebagian pegawai masih menjalani skema work from anywhere (WFA), hal tersebut tidak mengurangi kualitas layanan yang diberikan. Kemendikdasmen memastikan seluruh layanan tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Layanan kepada masyarakat adalah yang utama. Tidak boleh ada hambatan ataupun kekurangan dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.
Sementara itu, dilansir dari laman Kemendikdasmen, perwakilan Tim Unit Layanan Kerja Sama Pembiayaan, Kepegawaian, dan Pengawasan, Ria Triana Dewi Jayanti, menjelaskan bahwa selama masa libur Idulfitri, jumlah laporan atau tiket layanan cukup tinggi, namun masih dalam kondisi terkendali. Hal ini dimungkinkan melalui sistem kerja bergilir (shifting) yang menjaga operasional tetap berjalan.
Ia mengungkapkan, sebagian besar laporan yang masuk berkaitan dengan tunjangan guru, baik ASN, non-ASN, maupun PPPK. Selain itu, terdapat pula isu lain seperti Data Pokok Pendidikan (Dapodik), akun belajar.id, serta beasiswa.
“Rata-rata laporan yang kami tangani selama libur adalah yang tidak perlu eskalasi lebih lanjut, sehingga dapat langsung kami respons dengan mengarahkan pelapor untuk berkoordinasi dengan dinas terkait atau memastikan kesesuaian data,” jelas Ria.
Ke depan, ULT Kemendikdasmen terus berupaya meningkatkan kecepatan respons layanan, dengan target waktu tanggapan kurang dari satu jam serta peningkatan indeks kepuasan masyarakat.
Optimalisasi ini dilakukan melalui evaluasi berkelanjutan terhadap setiap laporan yang masuk agar pelayanan semakin efektif dan tepat sasaran.
Dengan komitmen menjaga layanan tetap responsif dan berkualitas, Kemendikdasmen menegaskan bahwa pelayanan publik tidak terhenti meskipun dalam periode libur panjang.
Konsistensi ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola layanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan publik. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar