Bangli (buseronline.com) - Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Bali kini memiliki Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Peresmian fakultas baru tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Senin.
Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan dalam menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang pesat.
Dilansir dari laman Kemenag, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kehadiran Fakultas Saintek bukan sekadar penambahan struktur akademik, melainkan simbol penting adaptasi perguruan tinggi keagamaan terhadap perkembangan zaman.
Baca Juga:
“Fakultas Saintek ini bukan sekadar penambahan struktur akademik, tetapi menjadi simbol penting bahwa perguruan tinggi keagamaan harus adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran fakultas tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan generasi muda di tengah percepatan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan dan disrupsi digital.
Baca Juga:
“Kalau perguruan tinggi keagamaan tidak berani masuk ke wilayah sains dan teknologi, maka akan tertinggal. Namun sebaliknya, sains juga tidak boleh berjalan tanpa nilai,” tegasnya.
Ia menambahkan, UHN Sugriwa memiliki posisi strategis dalam mengembangkan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai spiritual dan kearifan lokal.
“Kita ingin melahirkan sarjana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab moral. Inilah pentingnya keseimbangan antara ilmu dan nilai,” lanjutnya.
Selain itu, Menteri Agama juga menyoroti potensi integrasi teknologi dengan kekayaan tradisi, seperti digitalisasi naskah kuno serta pemanfaatan teknologi untuk pelestarian lingkungan dan budaya.
“Teknologi harus digunakan untuk kemaslahatan, termasuk menjaga warisan budaya dan alam. Di sinilah peran penting perguruan tinggi keagamaan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama juga memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kampus. Ia menekankan pentingnya peran ASN Kementerian Agama sebagai perekat harmoni sosial di tengah masyarakat.
“ASN bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi teladan dan perekat harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, menyampaikan bahwa peresmian Fakultas Saintek menjadi tonggak penting dalam pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berdaya saing global.
Ia menjelaskan bahwa saat ini UHN Sugriwa mengelola 25 program studi, dengan 11 di antaranya atau sekitar 40 persen telah terakreditasi unggul. Kampus tersebut juga didukung oleh 246 tenaga pendidik dan 104 tenaga kependidikan, termasuk 19 guru besar.
“Fakultas Saintek diharapkan menjadi penguat bagi program studi umum serta mendukung visi kami menuju world class university,” jelasnya.
Rektor juga menegaskan komitmen kampus dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama, termasuk penguatan moderasi beragama serta pelestarian lingkungan.
Peresmian Fakultas Saintek ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama, dilanjutkan dengan penanaman pohon serta peninjauan fasilitas kampus bersama jajaran pimpinan dan tamu undangan.
Melalui peresmian ini, UHN Sugriwa diharapkan mampu melahirkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dan budaya bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar