150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Bandung (buseronline.com) Sebanyak 150 siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Pendidikan Ka
Pendidikan 35 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjaga dan menginternalisasi nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari setelah perayaan Idulfitri.
Menurutnya, keberhasilan menjalani bulan suci tidak hanya diukur dari ibadah selama Ramadan, tetapi juga dari konsistensi perilaku setelahnya.
Hal tersebut disampaikan dalam program Memaknai Lebaran Bersama Menag Nasaruddin Umar yang disiarkan BeritaSatu dalam edisi khusus Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).
Menag mengingatkan agar nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan tidak hilang setelah bulan suci berakhir. Ia menyebut Ramadan sebagai proses pembentukan karakter yang mencakup penguatan nilai kejujuran, keadilan, kebersamaan, dan toleransi.
“Yang paling penting, nilai-nilai Ramadan itu harus dipatrikan dalam diri kita. Kejujuran, keadilan, kebersamaan, toleransi, dan sifat-sifat keutamaan lainnya jangan sampai hilang setelah Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, konsistensi dalam menjaga nilai-nilai tersebut akan berdampak langsung pada kualitas kehidupan berbangsa. Masyarakat yang mampu mempertahankan spirit Ramadan dinilai dapat menciptakan suasana yang lebih harmonis dan produktif.
“Kalau ini kita ikuti perkembangan Ramadan, maka kita akan menjadi produk Ramadan yang sangat sejuk, sangat indah, cerah dan mencerahkan,” katanya.
Selain itu, dilansir dari laman Kemenag, Menag juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak terjebak pada kepentingan jangka pendek yang dapat merusak kohesi sosial.
“Saya minta persatuan dan kesatuan. Jangan sampai kita terkecoh oleh satu kepentingan sesaat, lalu saling menyikut antar sesama warga bangsa. Itu akan melemahkan sendi-sendi kebangsaan kita,” tegasnya.
Menjawab pertanyaan terkait “fitrah kebangsaan” yang perlu dipulihkan, Nasaruddin menyoroti bahaya sikap individualisme yang dapat merusak solidaritas sosial.
“Saya kira individualisme itu jangan sampai bersarang di hati dan di pikiran setiap anak bangsa. Ini yang menjadi racun, kalau semua orang mementingkan dirinya sendiri,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa momentum Idulfitri seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial tahunan, tetapi menjadi titik awal untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
Melalui penguatan nilai tersebut, diharapkan masyarakat dapat membangun kehidupan yang lebih harmonis, saling menghargai, dan memperkuat persatuan bangsa. (R)
Bandung (buseronline.com) Sebanyak 150 siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Pendidikan Ka
Pendidikan 35 menit lalu
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan seluruh siswa dari keluarga kurang mampu tetap mendapa
Pendidikan satu jam lalu
Palembang (Buser online.com) Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Nino tahun
Hukum & Peristiwa 2 jam lalu
Garut (buseronline.com) Sebanyak 41 apoteker baru lulusan Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Uni
Kesehatan 2 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyatakan kesiapan membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memverif
Pendidikan 3 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat p
Regional 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus berupaya memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah
Ekonomi 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memastikan keterse
Ekonomi 5 jam lalu
Bogor (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali memperkuat sinergi pencegahan
Hukum & Peristiwa 7 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan peran negara dalam perekonomian dan perbaikan tata kelol
Ekonomi 7 jam lalu