Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen) terus mendorong penguatan karakter dan literasi digital pelajar melalui forum virtual bertajuk “Pak Menteri Menyapa Pelajar Indonesia Hebat” yang digelar pada Selasa.
Kegiatan yang mengusung tema “Liburan Pelajar Edukatif dan Bermutu” ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kemendikdasmen. Forum tersebut diikuti sekitar 4.000 pelajar dari berbagai komunitas dan organisasi pelajar di seluruh Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu ti, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa, khususnya menuju Indonesia Emas 2045.
“Wajah Indonesia pada tahun 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan karakter generasi muda saat ini,” ujarnya.
Ia juga mendorong pelajar untuk mengembangkan growth mindset atau pola pikir bertumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh ketiadaan kegagalan, melainkan kemampuan untuk belajar dari setiap pengalaman.
“Orang hebat bukan mereka yang tidak pernah jatuh, melainkan mereka yang mampu belajar dari setiap pengalaman,” ungkapnya.
Selain itu, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Mendikdasmen mengajak pelajar untuk membangun kebiasaan positif melalui langkah kecil yang dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan bahwa forum ini merupakan bentuk komitmen kementerian untuk menjaga kedekatan dengan peserta didik sebagai subjek utama pendidikan.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar terhadap program prioritas, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan inspirasi bagi generasi muda,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa forum ini melibatkan berbagai organisasi pelajar, seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta Ikatan Pelajar Persatuan Islam (IP Persis), dan Komunitas Patriot Pelajar Mahasiswa (PPM).
Dalam forum tersebut, Kemendikdasmen juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah di bidang pendidikan. Salah satunya adalah Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), yang bertujuan membentuk karakter pelajar melalui kebiasaan positif sehari-hari.
Selain itu, program digitalisasi pembelajaran terus diperkuat, dengan distribusi ratusan ribu papan interaktif pintar ke berbagai satuan pendidikan hingga Februari 2026, guna mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan berbasis teknologi.
Upaya pemerataan akses pendidikan juga dilakukan melalui optimalisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan revitalisasi satuan pendidikan, yang hingga kini telah menjangkau lebih dari 16.000 sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Kegiatan yang berlangsung selama sekitar satu jam ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq, serta jajaran pejabat tinggi di lingkungan Kemendikdasmen.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana Mendikdasmen berdialog langsung dengan para pelajar mengenai berbagai isu pendidikan, mulai dari penguatan karakter hingga tantangan pembelajaran di era digital.
Melalui forum ini, Kemendikdasmen berharap dapat terus memperkuat karakter, literasi digital, serta partisipasi aktif pelajar dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar