Senin, 06 April 2026

Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 Hadir di Pulo Gebang, 2.700 Buku Dibagikan Gratis

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 21 Maret 2026 18:33 WIB
Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 Hadir di Pulo Gebang, 2.700 Buku Dibagikan Gratis
Anak-anak bersama petugas dan relawan menunjukkan buku bacaan gratis dalam kegiatan “Mudik Asyik Baca Buku 2026” di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). (Dok/Kemendikdasmen)
Jakarta (buseronline.com) - Dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menggelar program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026 dengan membagikan buku bacaan secara gratis kepada para pemudik.

Salah satu kegiatan tersebut berlangsung di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Senin, dengan total 2.700 buku dibagikan selama dua hari pelaksanaan, 16–17 Maret 2026.

Secara keseluruhan, Kemendikdasmen menyalurkan 24 ribu buku bacaan bermutu yang didistribusikan di sembilan titik strategis arus mudik, yakni Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pakupatan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak, serta Bandara Halim Perdanakusuma.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikdasmen, Dora Amalia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat melalui penyediaan bacaan yang berkualitas dan ramah anak.

“Kegiatan Mudik Asyik Baca Buku merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan literasi masyarakat. Buku-buku yang dibagikan telah melalui proses penilaian sehingga sesuai dengan karakter dan kemampuan anak-anak serta bebas dari konten yang tidak layak,” ujar Dora.

Ia menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan penggunaan gawai oleh anak-anak, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk kembali mengenalkan budaya membaca sejak dini.

“Kita melihat anak-anak kini semakin akrab dengan telepon pintar. Karena itu, kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan kembali budaya membaca buku. Kami berharap buku-buku ini dapat menjadi teman perjalanan bagi anak-anak selama mudik dan terus dibaca bersama keluarga,” tambahnya.

Dora juga mengungkapkan bahwa jumlah buku yang dibagikan pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 sebanyak 20 ribu buku disalurkan, maka pada 2026 jumlahnya meningkat menjadi 24 ribu buku.

Program ini turut didukung oleh berbagai mitra, antara lain Perpustakaan Nasional, Let’s Read, The Asia Foundation, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Gramedia, serta sejumlah penerbit dan perusahaan percetakan.

Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cristianto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi melalui membaca dan menulis merupakan kebutuhan dasar yang harus terus ditumbuhkan sejak dini.

“Upaya meningkatkan minat baca menjadi sangat penting, terlebih di tengah perkembangan teknologi yang membuat anak-anak semakin sering menggunakan gawai. Program seperti ini sangat positif karena dapat menarik kembali minat membaca, terutama bagi anak-anak,” ujarnya.

Cristianto berharap buku-buku yang dibagikan tidak hanya dimanfaatkan selama perjalanan, tetapi juga dibaca kembali di kampung halaman bersama keluarga.

Salah satu pemudik tujuan Palembang, Ali Muddin, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia yang mudik bersama dua anaknya menilai buku-buku tersebut dapat menjadi alternatif kegiatan selama perjalanan.

“Program ini sangat membantu kami yang membawa anak-anak saat mudik. Daripada mereka terus bermain ponsel, buku ini bisa menjadi hiburan sekaligus menambah pengetahuan selama perjalanan,” ungkapnya.

Selain pembagian buku gratis, kegiatan di Terminal Terpadu Pulo Gebang juga diramaikan dengan aktivitas mendongeng dan mewarnai bagi anak-anak usia PAUD yang belum dapat membaca. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak menikmati cerita dan aktivitas kreatif secara menyenangkan.

Melalui program Mudik Asyik Baca Buku 2026, Kemendikdasmen berharap dapat menumbuhkan kembali budaya membaca di tengah masyarakat serta menjadikan momen mudik sebagai kesempatan mempererat kebersamaan keluarga melalui kegiatan membaca bersama. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar