Garut (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Garut mulai menyusun Rencana Aksi Daerah Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) untuk memperkuat layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara terpadu, Rabu.
Penyusunan rencana aksi ini diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut melalui kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini yang digelar di Aula SMA Al Musaddadiyah, Kecamatan Tarogong Kidul.
Kegiatan diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk menyusun langkah strategis pengembangan layanan anak usia dini secara lintas sektoral.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iyan Sopiyan, menegaskan penyusunan rencana aksi daerah tidak bisa dilakukan secara parsial sehingga membutuhkan masukan dari berbagai instansi terkait.
“Setelah rencana ini menjadi dasar hukum yang ditandatangani oleh Bupati, akan dilakukan pengimbasan ke kecamatan-kecamatan. Kami juga melibatkan HIMPAUDI dan IGTKI untuk persiapan pengimbasan ke tiap kecamatan,” ujar Iyan.
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Ida Nurfarida, menjelaskan bahwa rencana aksi ini nantinya akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan layanan PAUD holistik integratif.
“Dengan ditetapkannya rencana aksi ini, diharapkan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dan stakeholder yang tergabung dalam gugus tugas pengembangan anak usia dini holistik integratif,” ujarnya.
Sementara itu, dilansir dari laman Jabarprov, perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat, Arlina, mengapresiasi langkah Pemkab Garut yang telah memulai penyusunan rencana aksi daerah. Ia menyebut implementasi program akan melibatkan berbagai perangkat daerah, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Komunikasi dan Informatika.
“Harapannya Kabupaten Garut dapat memberikan pelayanan optimal terkait mutu layanan PAUD berkualitas serta meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Arlina.
Dengan rencana aksi ini, Pemkab Garut menegaskan komitmennya untuk membangun layanan anak usia dini yang terpadu, berkualitas, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia generasi muda di masa depan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar