Senin, 06 April 2026

Gerakan ASRI di Sekolah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 11 Maret 2026 09:18 WIB
Gerakan ASRI di Sekolah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq berdialog dengan siswa saat meninjau kegiatan belajar di SD Negeri 01 Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026). (Dok/Kemendikdasmen)
Sukabumi (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, meninjau pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih di SD Negeri 01 Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi peserta didik.

Dalam kunjungannya, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Wamen Fajar menegaskan bahwa pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah merupakan bagian penting dari upaya membangun karakter peserta didik sejak dini. Melalui kegiatan Jumat Bersih, siswa tidak hanya diajak menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga dilatih memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

“Ini bagian dari program yang didorong oleh Bapak Presiden melalui Gerakan Indonesia ASRI: Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Salah satu implementasinya di lingkungan sekolah adalah menggiatkan kembali kegiatan Jumat Bersih, yakni kegiatan bersih-bersih yang dilakukan secara rutin dengan melibatkan para siswa,” ujar Fajar.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan positif bagi peserta didik. Lingkungan belajar yang bersih dan tertata diyakini dapat membuat siswa lebih nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran, sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sejalan dengan hal itu, Guru Kelas 5 SD Negeri 01 Cibadak, Gina Permata Desa, menyampaikan bahwa Gerakan ASRI memberikan dampak positif tidak hanya terhadap proses pembelajaran, tetapi juga terhadap pembentukan karakter siswa.

Menurutnya, pembiasaan menjaga kebersihan di sekolah dapat mendorong siswa untuk menerapkan kebiasaan serupa di rumah bersama keluarga.

“Gerakan ASRI ini menekankan pentingnya lingkungan belajar yang aman, sehat, bersih, dan indah. Dari sudut pandang kami sebagai guru, kegiatan ini dapat membantu menumbuhkan kemandirian anak, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah bersama orang tua,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran guru sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kebersihan kepada peserta didik melalui pembiasaan sehari-hari di sekolah. Para guru secara aktif mengajak siswa memahami bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari sikap hidup yang harus diterapkan di berbagai lingkungan.

“Kami terus menyosialisasikan kepada anak-anak bahwa bersih itu indah, bersih itu enak, dan membuat lingkungan menjadi nyaman. Dengan begitu mereka menyadari bahwa kebersihan tidak hanya penting di sekolah, tetapi juga di rumah dan untuk diri mereka sendiri,” jelas Gina.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan belajar sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan motivasi belajar siswa. Dalam proses pembelajaran, guru kerap memberikan simulasi sederhana agar siswa dapat membandingkan kondisi belajar di lingkungan yang bersih dan yang kotor.

“Ketika anak-anak belajar di tempat yang kotor, misalnya ada bau atau sampah, mereka merasa tidak nyaman. Tetapi ketika lingkungan belajar bersih, mereka bisa merasakan manfaatnya secara langsung. Dari situ mereka menyadari bahwa bersih itu memang membuat belajar lebih nyaman dan sehat,” tambahnya.

Melalui Gerakan ASRI dan kegiatan Jumat Bersih, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong satuan pendidikan untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak dini. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar