Senin, 06 April 2026

Kolaborasi Pendidikan dan Industri Jadi Kunci Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 11 Maret 2026 09:12 WIB
Kolaborasi Pendidikan dan Industri Jadi Kunci Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen Tatang Muttaqin (kiri) bersama perwakilan mitra industri menunjukkan dokumen usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penguatan pendidikan
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama (PKS) strategis dengan kementerian/lembaga serta mitra industri guna memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan dunia kerja. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Jakarta, Jumat.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama dengan industri merupakan kunci utama keberhasilan pendidikan vokasi.

Menurutnya, pendidikan vokasi yang menekankan kompetensi memiliki peran strategis dalam menyiapkan SDM yang kompeten, adaptif, serta selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan melalui program upskilling dan reskilling menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas lulusan.

“Kolaborasi kuat dan sinambung dengan mitra menjadi langkah kolaboratif guna memastikan pendidikan ke depan dan memastikan lulusan yang benar-benar siap berkarya. Kerja sama ini diharapkan benar-benar diimplementasikan sehingga bisa melahirkan inovasi ke depan,” ujar Atip.

Sementara itu, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Tatang Muttaqin, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kemendikdasmen menandatangani perjanjian kerja sama dengan sejumlah pihak, di antaranya Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Kehutanan, PT Traspac, PT Martha Beauty Gallery, PT United Tractors, Universitas Hasanuddin, serta PT Gamecomm Indonesia Network.

“Kami berharap penandatanganan ini bukan hanya di atas dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan. Tidak hanya menguatkan SMK, tetapi juga SLB, PKBM, serta guru-guru pendidikan vokasi,” ujar Tatang.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan dalam pendidikan vokasi adalah terbatasnya jumlah guru produktif. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya mendorong peningkatan kapasitas tenaga pengajar melalui program upskilling dan reskilling yang difasilitasi oleh unit pelaksana teknis (UPT) serta balai pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi.

“Balai bisa berkolaborasi dengan industri sehingga keterbatasan alat di sekolah dapat dikompensasi dengan peralatan canggih milik industri. Tahun ini kami juga mendorong program magang widyaiswara tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri agar setelah kembali dapat mengimplementasikan pengalaman tersebut,” jelasnya.

Kerja sama ini disambut positif oleh para pelaku pendidikan. Kepala SMKN 11 Semarang, Imro’atul Azizah, menilai kemitraan ini menjadi peluang besar bagi sekolah vokasi dalam menyiapkan lulusan yang lebih kompeten.

“Ini bukan kerja sama yang biasa. Kebutuhan industri di bidang gim juga cukup tinggi. Harapannya dari momen ini lahir talenta-talenta muda kreatif di bidang gim yang dapat menjadi kebanggaan bangsa karena prospeknya sangat baik. Industri juga siap melakukan pendampingan,” ujarnya.

Melalui kemitraan strategis tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK berharap ekosistem pendidikan vokasi di Indonesia semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Dengan demikian, lulusan pendidikan vokasi tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru serta berkontribusi bagi pembangunan nasional. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar