Kamis, 21 Mei 2026

Program Beasiswa Talenta Indonesia Sukses Berkat Kolaborasi Ekosistem Pendidikan

Senin, 02 Maret 2026 09:12 WIB
Program Beasiswa Talenta Indonesia Sukses Berkat Kolaborasi Ekosistem Pendidikan
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyampaikan paparan dalam Sosialisasi Beasiswa Talenta Indonesia (BTI) Tahap II yang diselenggarakan secara daring, Kamis (26/2/2026), guna memperluas informasi kepada seluruh ekosistem pendidikan di Indonesia.
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan Beasiswa Talenta Indonesia (BTI) sebagai implementasi Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid.

Untuk memperluas jangkauan informasi program tersebut, Puspresnas menyelenggarakan Sosialisasi Beasiswa Talenta Tahap II yang menyasar Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Provinsi, hingga satuan pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri. Kegiatan sosialisasi digelar secara daring pada Kamis.

Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene, menjelaskan bahwa Beasiswa Talenta Indonesia tahun 2026 untuk jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) diperuntukkan bagi murid berprestasi pada ajang talenta tingkat nasional dan internasional. Program ini menjadi instrumen keberlanjutan pembinaan prestasi sekaligus dukungan terhadap karier pendidikan para talenta unggul.

“Beasiswa Talenta Indonesia merupakan apresiasi bagi anak-anak berprestasi untuk mengembangkan potensi. Forum ini menjadi kesempatan untuk bertukar dan menyebarluaskan informasi,” ujarnya.

Sementara itu, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto, menegaskan bahwa Beasiswa Talenta Indonesia bukan sekadar program pembiayaan pendidikan, melainkan bagian integral dari ekosistem Manajemen Talenta Nasional. Sistem tersebut dirancang agar talenta unggul bangsa tidak berhenti pada panggung kompetisi, tetapi dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang relevan, strategis, dan berdampak bagi pembangunan nasional.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran strategis Bapak/Ibu sekalian,” kata Mariman dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia memaparkan, Balai Besar dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan berperan memastikan ekosistem mutu berjalan sistemik. Kantor Wilayah Kementerian Agama menjangkau satuan pendidikan di bawah binaannya.

Dinas Pendidikan Provinsi menjadi simpul koordinasi kebijakan pendidikan menengah di daerah. Sementara kepala satuan pendidikan merupakan garda terdepan dalam mendampingi, membina, dan menginspirasi murid berprestasi.

Mariman berharap seluruh ekosistem pendidikan dapat mengidentifikasi murid yang memenuhi kriteria, memastikan data prestasi tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran dan penyusunan esai, serta membangun kesadaran bahwa prestasi tidak berhenti pada medali, tetapi berlanjut pada kontribusi nyata bagi bangsa.

Program ini memberikan fasilitasi karier belajar jenjang S1 dan D4, baik di dalam negeri maupun luar negeri, bagi murid berprestasi pada ajang talenta nasional dan internasional yang diselenggarakan atau difasilitasi Puspresnas pada 2024 dan 2025.

Beasiswa Talenta Indonesia mengedepankan prinsip akuntabilitas, selektivitas, dan keberlanjutan. Proses seleksi dilakukan untuk menjaga kualitas penerima serta memastikan Dana Abadi Pendidikan dimanfaatkan untuk kepentingan strategis nasional.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap talenta unggul yang telah berjuang di ajang nasional dan internasional mendapatkan jalur afirmatif untuk melanjutkan studi, sekaligus memiliki komitmen kontribusi pascastudi bagi Indonesia,” tuturnya.

Ia menambahkan, esensi manajemen talenta mencakup proses mengidentifikasi, mengembangkan, memfasilitasi, dan mengikat talenta unggul agar tetap berkontribusi bagi tanah air.

Menutup kegiatan, Mariman mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Beasiswa Talenta Indonesia sebagai gerakan bersama.

“Mari kita pastikan bahwa tidak ada talenta unggul yang terlewat karena kurang informasi. Mari kita bangun sistem yang proaktif, kolaboratif, dan responsif. Dan mari kita siapkan generasi emas Indonesia yang berdaya saing global, berkarakter kebangsaan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” pesannya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla
41 Apoteker Baru Perkuat Layanan Kesehatan di Garut
komentar
beritaTerbaru