Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Oviedo (buseronline.com) Real Oviedo sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Sevilla FC dalam lanjutan La Liga, Minggu malam WIB. Berma
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa interaksi langsung dalam keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kecerdasan, karakter, serta kapasitas belajar anak.
Penegasan tersebut disampaikan dalam paparannya pada Seminar Natal Nasional 2025 yang digelar di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi, Sabtu.
Dalam kesempatan tersebut, dilansir dari laman Diktisaintek, Wamen Stella menyoroti tantangan besar yang dihadapi keluarga, khususnya di wilayah metropolitan, yakni semakin dominannya penggunaan gawai yang menggerus waktu kebersamaan dan interaksi berkualitas antaranggota keluarga, terutama saat makan bersama.
Mengutip data statistik terbaru, Wamendiktisaintek mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu sekitar tiga jam delapan menit per hari untuk media sosial.
Angka tersebut meningkat hingga tujuh jam jika digabungkan dengan penggunaan internet secara umum. Bahkan, pada generasi Z, durasi penggunaan media sosial mencapai sekitar empat jam per hari.
“Banyak waktu kita, bahkan saat makan malam, dihabiskan masing-masing dengan layar. Padahal, makan malam adalah momen krusial, karena pada saat itu tidak ada alasan anak sedang sekolah atau orang tua bekerja di luar rumah,” ujar Stella Christie.
Ia menekankan bahwa momen makan bersama seharusnya menjadi ruang utama terjadinya komunikasi, pertukaran cerita, serta penanaman nilai-nilai keluarga yang tidak tergantikan oleh teknologi digital.
Lebih lanjut, Wamen Stella memaparkan bukti ilmiah dari eksperimen Profesor DeLoach terkait efektivitas pembelajaran pada anak usia dini. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa balita yang mempelajari kosa kata baru melalui interaksi langsung dengan orang tua memiliki kemampuan bahasa yang jauh lebih baik dibandingkan anak yang belajar melalui video edukasi, meskipun video tersebut ditonton bersama orang tua.
“Ada fenomena yang dikenal sebagai 10 ribu word gap pada usia lima tahun. Anak yang jarang berbincang dengan orang tuanya memiliki kosa kata yang lebih rendah, dan hal ini secara langsung memprediksi kemampuan belajar mereka di sekolah pada masa depan,” jelasnya.
Menurut Stella, kemampuan berbahasa bukan sekadar soal jumlah kata yang dikuasai, melainkan juga berkaitan erat dengan kemampuan berpikir, memahami konsep, serta membangun relasi sosial yang sehat.
Selain aspek bahasa, Wamen Stella juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa ingin tahu atau curiosity pada anak melalui proses tanya jawab yang berkualitas.
Ia mendorong para orang tua untuk tidak sekadar memberikan jawaban singkat, tetapi menjelaskan dengan cara yang membangun struktur berpikir dan membuka ruang diskusi.
“Bertanya dan menjawab adalah bentuk active learning. Jika anak hanya dibiarkan dengan gawai, mereka kehilangan kesempatan untuk belajar secara aktif, karena gawai tidak mampu memberikan umpan balik langsung terhadap rasa penasaran mereka,” tambahnya.
Menurutnya, interaksi dua arah antara orang tua dan anak menjadi kunci dalam membentuk pola pikir kritis, empati, serta kemampuan memecahkan masalah sejak usia dini.
Menutup paparannya, Wamen Stella mengingatkan bahwa esensi keluarga terletak pada penanaman nilai-nilai kemanusiaan dan penciptaan kenangan yang membahagiakan.
Ia mengingatkan bahwa apabila komunikasi di meja makan tergantikan oleh layar gawai, maka nilai-nilai yang diserap anak bukan lagi berasal dari orang tua, melainkan dari algoritma kecerdasan buatan dan arus media sosial.
“Keluarga adalah jangkar kemanusiaan. Kita adalah makhluk sosial yang dianugerahi kemampuan untuk bertukar pikiran. Jangan sampai kita menghilangkan anugerah tersebut. Mari kita mulai dari hal sederhana: makan bersama dan berbicara tanpa gawai,” tegas Stella Christie.
Pemaparan tersebut menjadi pengingat penting bahwa di tengah kemajuan teknologi dan digitalisasi, peran keluarga sebagai ruang pendidikan pertama dan utama tetap tidak tergantikan dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berkepribadian utuh. (R)
Oviedo (buseronline.com) Real Oviedo sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Sevilla FC dalam lanjutan La Liga, Minggu malam WIB. Berma
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Timnas Futsal Indonesia mengawali langkahnya di ajang Piala AFF Futsal 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Mengha
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Di tengah ketatnya persaingan 751 atlet dari 82 kontingen TNI, Polri, dan umum, anggota Polri berhasil menorehka
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Tim Nasional Indonesia Indoor Skydiving yang diperkuat personel Kepolisian Negara Republik Indonesia siap berlag
Olahraga 3 jam lalu
Dogiyai (buseronline.com) Inspektur Wilayah (Irwil) V Itwasum Polri, Andi Syariful Taufik, melakukan kunjungan kerja ke Markas Kepolisian
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen Pol Prianto menekankan pentingnya integri
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Wajo (buseronline.com) Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal melaksanakan program unggulan bertajuk Pol
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Jayapura (buseronline.com) Tersangka kasus kriminal inisial PW alias Kamenak, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama sekitar
Hukum & Peristiwa 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah Indonesia menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga personel penjaga perdamaian Indonesia saa
Hukum & Peristiwa 18 jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan jembatan peri
Ekonomi 18 jam lalu