Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Oviedo (buseronline.com) Real Oviedo sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Sevilla FC dalam lanjutan La Liga, Minggu malam WIB. Berma
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencatat tingkat kepuasan sivitas akademika terhadap layanan dan program riset mencapai 85,8 persen sepanjang Tahun 2025.
Capaian tersebut diperoleh dari hasil Survei Evaluasi Pelaksanaan Program Ditjen Risbang Tahun 2025 yang melibatkan 5.942 responden dari kalangan dosen, peneliti, serta pengelola riset dan pengembangan di perguruan tinggi.
Hasil survei tersebut dipaparkan dalam Forum Dialog Risbang Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring pada Rabu.
Berdasarkan perhitungan statistik terhadap populasi dosen di Indonesia, survei ini memiliki tingkat kepercayaan di atas 95 persen, bahkan mencapai 99 persen, dengan margin of error sebesar 1–2 persen. Responden mayoritas berasal dari perguruan tinggi akademik sebanyak 5.353 orang (90,0 persen) dan pendidikan vokasi sebanyak 589 orang (9,9 persen). Sebagian besar responden berasal dari perguruan tinggi swasta (PTS) sebesar 86 persen, disusul PTN Badan Hukum (PTNBH), PTN BLU, dan PTN Satker.
Dari sisi sebaran wilayah, responden terbanyak berasal dari Pulau Jawa sebesar 39,50 persen, diikuti Bali–Nusa Tenggara (21,37 persen), Sumatera (19,08 persen), Sulawesi–Maluku–Papua (17,20 persen), dan Kalimantan (2,84 persen).
Survei menunjukkan persepsi positif terhadap program Ditjen Risbang. Sebanyak 87,1 persen responden menilai program Ditjen Risbang relevan dengan kebutuhan riset dan pengembangan perguruan tinggi.
Sementara itu, 88,1 persen menyatakan program-program tersebut mendukung peningkatan kualitas riset, termasuk penguatan talenta, luaran, jejaring kolaborasi, serta dampak bagi masyarakat.
Dilansir dari laman Diktisaintek, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, mengatakan bahwa hasil survei ini menjadi cerminan capaian sekaligus umpan balik strategis untuk perbaikan ke depan.
“Hasil survei menunjukkan bahwa program dan layanan Ditjen Risbang telah berada pada jalur yang tepat dan dinilai relevan serta berdampak oleh pemangku kepentingan. Namun demikian, kami juga mencermati secara serius berbagai catatan perbaikan, khususnya terkait durasi program, penguatan komunikasi, serta perluasan akses dan partisipasi dalam program kolaborasi dan hilirisasi riset,” ujar Fauzan.
Dari aspek tata kelola, sebanyak 85,7 persen responden menilai mekanisme pelaksanaan program berjalan efektif, dan 80,5 persen menilai durasi pelaksanaan program sudah memadai.
Dampak program juga dirasakan secara nyata, dengan 87,7 persen responden menyatakan luaran program memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, institusi perguruan tinggi, serta masyarakat.
Penilaian terhadap layanan dan respons Ditjen Risbang tercatat sebesar 83,9 persen. Capaian ini didukung oleh koordinasi yang efektif dengan perguruan tinggi (85,6 persen) serta kualitas layanan administrasi dan sistem digital, seperti BIMA, SINTA, dan sistem hilirisasi, yang memperoleh penilaian 85,2 persen. Kanal komunikasi dan kecepatan respons terhadap kendala teknis maupun administratif juga dinilai berjalan baik.
Dari sisi pemahaman, tingkat pemahaman sivitas akademika terhadap program Ditjen Risbang mencapai 86,1 persen. Informasi program yang disampaikan melalui kanal resmi dinilai jelas dan memadai oleh 87,9 persen responden, sosialisasi program dinilai optimal (86,5 persen), panduan teknis mudah diakses (87,7 persen), serta arah kebijakan riset dan pengembangan dinilai jelas dan dapat dipahami (85,9 persen).
Komposisi responden didominasi oleh dosen dengan jabatan fungsional Lektor sebesar 49,3 persen, diikuti Asisten Ahli (20,5 persen) dan Lektor Kepala (15,8 persen). Sisanya terdiri atas Guru Besar dan dosen yang belum memiliki jabatan fungsional.
Dari sisi jabatan struktural, responden meliputi pimpinan LPPM/DRI/DKST/STP dan sejenisnya (17,6 persen), pimpinan fakultas atau dekanat (8,9 persen), pimpinan perguruan tinggi (8,0 persen), kategori lainnya (26,6 persen), serta responden tanpa jabatan struktural (39,0 persen).
Berdasarkan partisipasi program, Program Penelitian melalui sistem BIMA menjadi yang paling banyak diikuti dengan persentase 84,5 persen, disusul Program Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) sebesar 46,4 persen.
Adapun kebutuhan program ke depan masih didominasi oleh pendanaan riset kompetitif (79,9 persen) dan pendanaan pengabdian kepada masyarakat (68,9 persen), diikuti kebutuhan penguatan kolaborasi riset nasional dan internasional, hilirisasi riset, serta penguatan talenta.
Meski demikian, survei juga mengidentifikasi sejumlah area yang perlu terus diperkuat, antara lain penyesuaian durasi pelaksanaan program, penguatan kanal komunikasi dan kecepatan respons, serta optimalisasi perencanaan dan waktu sosialisasi program.
Selain itu, masih terdapat kesenjangan antara tingkat kebutuhan dan tingkat partisipasi pada beberapa program strategis, khususnya kolaborasi riset, hilirisasi, dan penguatan talenta.
Menutup Forum Dialog Risbang Akhir Tahun 2025, Fauzan menegaskan komitmen Ditjen Risbang untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.
“Ke depan, Ditjen Risbang akan terus menyempurnakan perencanaan, memperkuat layanan Ldan sosialisasi, serta memastikan program riset dan pengembangan semakin adaptif, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi perguruan tinggi, masyarakat, dan pembangunan nasional,” pungkasnya.
Hasil survei ini akan menjadi dasar evaluasi dan penguatan kebijakan Ditjen Risbang guna memastikan pelaksanaan program, layanan, dan komunikasi semakin efektif dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional. (R)
Oviedo (buseronline.com) Real Oviedo sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Sevilla FC dalam lanjutan La Liga, Minggu malam WIB. Berma
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Timnas Futsal Indonesia mengawali langkahnya di ajang Piala AFF Futsal 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Mengha
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Di tengah ketatnya persaingan 751 atlet dari 82 kontingen TNI, Polri, dan umum, anggota Polri berhasil menorehka
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Tim Nasional Indonesia Indoor Skydiving yang diperkuat personel Kepolisian Negara Republik Indonesia siap berlag
Olahraga 2 jam lalu
Dogiyai (buseronline.com) Inspektur Wilayah (Irwil) V Itwasum Polri, Andi Syariful Taufik, melakukan kunjungan kerja ke Markas Kepolisian
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen Pol Prianto menekankan pentingnya integri
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Wajo (buseronline.com) Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal melaksanakan program unggulan bertajuk Pol
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Jayapura (buseronline.com) Tersangka kasus kriminal inisial PW alias Kamenak, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama sekitar
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah Indonesia menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga personel penjaga perdamaian Indonesia saa
Hukum & Peristiwa 18 jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan jembatan peri
Ekonomi 18 jam lalu