Minggu, 24 Mei 2026

Densus 88 AT Beri Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Radikalisme ke 1.100 Siswa SMAN 1 Kalijati

Sabtu, 13 Desember 2025 06:19 WIB
Densus 88 AT Beri Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Radikalisme ke 1.100 Siswa SMAN 1 Kalijati
Kompol Nanang Sudrajat memberikan edukasi pencegahan radikalisme kepada ratusan siswa SMAN 1 Kalijati, Subang, Selasa (10/12/2025). (Dok/Humas Polri)
Kalijati (buseronline.com) - Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Jawa Barat Densus 88 Anti Teror (AT) Polri melanjutkan upaya preventifnya dengan menggelar program edukasi Satgaswil Jawa Barat Goes To School di SMAN 1 Kalijati, Subang, Jawa Barat, Selasa.

Sebanyak 1.100 siswa-siswi mengikuti kegiatan tersebut, didampingi para guru dan tenaga pendidik, dalam rangka memperkuat ketahanan pelajar terhadap ancaman Ideologi Radikal Ekstrem (IRET).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan serta pemahaman tentang bahaya radikalisme dan terorisme.

Satgaswil Densus 88 menekankan pentingnya memperkuat ideologi Pancasila, meningkatkan kecerdasan digital, serta mewaspadai berbagai metode penyebaran paham ekstrem yang menyasar kalangan pelajar.

“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan, memperkuat ideologi Pancasila, serta mewaspadai penyebaran bahaya paham IRET di lingkungan pelajar,” ujar Kompol Nanang Sudrajat yang hadir mewakili Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 AT Polri.

Dalam sesi pemaparan, narasumber menjelaskan struktur jaringan terorisme, pola rekrutmen melalui lingkungan sosial dan platform digital, contoh kasus-kasus nyata, serta tanda-tanda kerawanan yang perlu diwaspadai.

Pelajar juga diajak untuk lebih kritis terhadap arus informasi serta tidak mudah terpengaruh propaganda negatif. Kompol Nanang menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas bangsa.

“Pelajar sebagai generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dengan cara berpikir kritis, cinta tanah air, serta menolak segala bentuk ajakan intoleransi, radikalisme, dan kekerasan,” tegasnya.

Sebagai upaya pencegahan yang konkret, Tim Pencegahan Satgaswil Jabar Densus 88 AT Polri membagikan nomor Call Center WhatsApp serta akun media sosial resmi yang dapat digunakan siswa maupun masyarakat untuk menyampaikan laporan terkait indikasi penyebaran paham IRET secara aman dan cepat.

Melalui edukasi ini, Satgaswil Densus 88 berharap kesadaran pelajar SMAN 1 Kalijati semakin kuat, sehingga mereka mampu membentengi diri dari pengaruh negatif yang dapat mengancam diri sendiri, keluarga, maupun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi
KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan
komentar
beritaTerbaru