Sabtu, 24 Oktober 2026

Polri Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 10 Anak Korban KKB di Papua

Jumat, 12 Desember 2025 06:22 WIB
Polri Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 10 Anak Korban KKB di Papua
Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo bersama para penerima bantuan pendidikan foto bersama seusai penyerahan bantuan Kapolri bagi 10 anak korban kekerasan KKB di Papua, di Jayapura, Selasa (9/12/2025). (Dok/Humas Polri)
Jayapura (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepedulian terhadap keluarga korban tindak kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Melalui Wakapolri, Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo, Polri menyerahkan bantuan tabungan pendidikan sebesar Rp45 juta untuk masing-masing anak yang kehilangan orang tua akibat aksi brutal KKB, Selasa.

Penyerahan bantuan berlangsung penuh haru dan menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masa depan putra-putri anggota Polri serta masyarakat yang menjadi korban kekerasan.

Daftar penerima bantuan pendidikan:

Anak Alm Bripka Arief Maulana:
1. Afiqoh Naira
2. Al Ghazali

Anak Alm Brigpol Try Yudha:
3. Raesha Sabhira
4. Kanesya Anendya

Anak Bripka Sinthoin RO Kbarek:
5. Arman Yafeth Kbarek
6. Mario Hengkris Kbarek
7. Gloroia Rosminc Kbarek
8. Richard Yusuf Kbarek

Anak Alm Lefinus Angel Ayomi:
9. Elie Yohanes RK Pumbouwi
10. Suserewani Rosalina Pumbouwi

Setiap anak menerima tabungan pendidikan senilai Rp45 juta untuk menjamin keberlanjutan pendidikan mereka hingga jenjang berikutnya.

Dalam keterangannya, Wakapolri menegaskan bahwa bantuan ini merupakan tanggung jawab moral Polri kepada keluarga yang telah kehilangan orang tercinta dalam pengabdian kepada bangsa.

“Anak-anak ini adalah amanah. Pengorbanan orang tua mereka tidak akan pernah kami lupakan. Polri memastikan masa depan mereka tetap terjaga,” ujar Komjen Dedi.

Beliau menambahkan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan.

“Negara tidak pernah meninggalkan mereka. Polri akan terus mendampingi, membantu, dan memastikan mereka tetap mendapatkan hak mereka untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi,” tambahnya.

Wakapolri menekankan bahwa dukungan Polri tidak berhenti pada bantuan materi, tetapi juga berlanjut melalui pendampingan psikologis, sosial, serta program pendidikan jangka panjang.

“Kami ingin anak-anak ini tetap kuat. Mereka harus tahu bahwa Polri ada bersama mereka, hari ini dan ke depan. Ini bagian dari kewajiban kami menjaga keluarga besar Polri,” tutur Komjen Dedi.

Bantuan pendidikan ini menjadi simbol kehadiran negara dan perhatian institusi terhadap keluarga para pahlawan yang gugur akibat serangan KKB di Papua, sekaligus memastikan masa depan anak-anak tetap terjamin. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Rp9,65 Miliar ke Pemprov DKI, Bakal Jadi Pos Damkar
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, 100 Orang Ikuti Donor Darah Serentak
Diskominfo Toba Hadiri Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah Daerah se-Sumut
Pemkab Tapanuli Utara Usulkan Tiga Ruas Jalan Provinsi Sepanjang 76 Km Jadi Jalan Nasional
Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran
Pemprov Sumut Ingatkan ASN Waspadai Investasi Bodong dan Judi Online
komentar
beritaTerbaru