Minggu, 24 Mei 2026

Standar Jadi Kunci Inovasi, Sesjen Kemdiktisaintek Resmi Buka Bulan Mutu Nasional 2025

Jumat, 28 November 2025 09:25 WIB
Standar Jadi Kunci Inovasi, Sesjen Kemdiktisaintek Resmi Buka Bulan Mutu Nasional 2025
Sesjen Kemdiktisaintek Togar M Simatupang memberikan sambutan pada pembukaan Bulan Mutu Nasional 2025 yang diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional (BSN), di Jakarta, Rabu (26/11/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Togar M Simatupang, resmi membuka rangkaian Bulan Mutu Nasional 2025, sebuah agenda strategis yang menegaskan pentingnya standardisasi dalam mendorong inovasi dan memperkuat daya saing industri nasional. Pembukaan berlangsung pada Rabu dan diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga standardisasi, akademisi, hingga pelaku industri, yang bersama-sama membahas penguatan mutu dan inovasi dalam menghadapi tantangan global.

Dalam sambutannya mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Sesjen Togar menegaskan bahwa inovasi tidak dapat tercipta tanpa adanya standar yang kuat dan konsisten. Menurutnya, standar merupakan fondasi penting bagi industri nasional agar mampu keluar dari tahap imitasi menuju inovasi berbasis pengetahuan.

“Inovasi tidak akan terjadi tanpa standar. Kita harus belajar memenuhi standar agar keluar dari fase imitasi. Sinergi berbasis standar adalah kunci untuk menciptakan industri nasional yang berdaya saing,” tegasnya.

Sesjen Togar menekankan bahwa Bulan Mutu Nasional tidak boleh dipandang sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi gerakan kolektif nasional untuk memperkuat budaya mutu dan mempercepat transformasi industri Indonesia.

Ia menyatakan bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan lembaga standardisasi, Indonesia dapat mempercepat peralihan menuju ekonomi berbasis inovasi dan teknologi yang mandiri serta kompetitif di pasar global.

Sesjen juga menyampaikan apresiasi kepada BSN di bawah kepemimpinan Plt Kepala BSN, Y Kristianto Widiwardono, atas penyelenggaraan kegiatan strategis ini. Ia berharap Bulan Mutu Nasional 2025 menghasilkan rekomendasi konkret dan memperkuat kerja sama berkelanjutan antarinstansi.

“Semoga kegiatan ini menghasilkan langkah nyata dan memperkuat budaya mutu serta mobilisasi inovasi nasional,” ujar Togar.

Mengusung tema “Identifikasi Produk Inovasi dan Teknologi untuk Mendukung Industri Nasional Berdaya Saing”, Bulan Mutu Nasional 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan industri dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompleks.

Bulan Mutu Nasional 2025 diharapkan mampu menjadi katalis untuk meningkatkan kualitas produk, mempercepat adopsi teknologi, dan memperluas kolaborasi antarsektor sehingga Indonesia semakin siap bersaing dalam ekonomi berbasis pengetahuan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi
KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan
Pemprov Sumut Optimistis PAD Pajak MBLB Bisa Tembus Rp5 Miliar per Tahun
RSUD Rembang Mulai 1 Juni 2026 Layani Cath Lab Ditanggung BPJS Kesehatan
komentar
beritaTerbaru