Minggu, 24 Mei 2026

Dorong Kualitas SDM Karawang, Pemdaprov Jabar Siapkan Pendidikan SMK bagi 1.000 Lulusan SMP

Jumat, 28 November 2025 09:07 WIB
Dorong Kualitas SDM Karawang, Pemdaprov Jabar Siapkan Pendidikan SMK bagi 1.000 Lulusan SMP
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berfoto bersama jajaran pimpinan dan perwakilan Deli Global dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Deli di Kawasan Industri Artha Industrial Hill, Karawang, Rabu (26/11/2025). (Dok/Humas Jabar)
Karawang (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Karawang, terutama dalam menghadapi pesatnya pertumbuhan industri.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Deli di Kawasan Industri Artha Industrial Hill, Karawang, Rabu.

Menurut Dedi Mulyadi—yang akrab disapa KDM—industri yang terus berkembang harus diimbangi dengan kapasitas SDM lokal agar masyarakat Karawang dapat menjadi pelaku utama dalam perekonomian daerah.

“Pemdaprov mulai tahun ini akan mempersiapkan 1.000 anak lulusan SMP untuk masuk SMK berbasis industri. Biayanya ditanggung semua oleh Pemdaprov Jabar,” kata KDM.

Ia menjelaskan, para siswa yang dipilih tidak akan tinggal bersama orang tua, melainkan indekos. Langkah ini bertujuan membentuk karakter kepemimpinan dan kedisiplinan, sekaligus membiasakan mereka hidup mandiri di lingkungan yang lebih dekat dengan dunia industri.

Selain mempersiapkan 1.000 lulusan SMP, Pemda Provinsi Jabar juga menyiapkan 500 calon lulusan Diploma Tiga Teknologi Informasi dan politeknik untuk diproyeksikan menjadi manajer-manajer muda di sektor industri.

“Untuk apa? Saya ingin di Karawang itu, sebagai kawasan industri terbesar di Jawa Barat setelah Bekasi, kelas menengah lahir. Manajernya dari Karawang, maka nanti asisten manajernya dari Karawang, pemimpinnya dari Karawang, karyawan dari Karawang,” ujarnya.

KDM menambahkan, masyarakat Karawang juga perlu menangkap peluang dari perkembangan industri, bukan hanya sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai penyedia kebutuhan pendukung industri.

“Harus menangkap industri hilirnya. Industri hilirnya apa? Jadi pedagang. Industri hilirnya apa lagi? Kuasai transportasi publiknya, menyiapkan sarana pendidikannya, menyiapkan taman kanak-kanak mereka yang jadi karyawan, menyiapkan pendidikan,” tegasnya.

Ia berharap program peningkatan kapasitas SDM ini dapat mendorong masyarakat Karawang menjadi bagian penting dari ekosistem industri, bukan sekadar penonton. Dengan begitu, pertumbuhan industri dapat secara nyata berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi
KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan
komentar
beritaTerbaru