Banyumas (buseronline.com) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjalin kerja sama strategis dengan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto dan RSUD Dr Moewardi Surakarta untuk mewujudkan program Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU).
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa. Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, serta Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
Dalam sambutannya, Sumarno menegaskan bahwa keberadaan RSPPU diharapkan mampu menutup kekurangan dokter spesialis, khususnya di rumah sakit daerah.
Program ini mengusung konsep hospital base, yaitu pendidikan dokter spesialis yang berbasis langsung di rumah sakit, dibandingkan model university base yang dinilai lebih mahal dan sulit dijangkau masyarakat.
Sumarno juga mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang membuka peluang bagi 500 rumah sakit untuk menjadi penyelenggara RSPPU.
“Dengan konsep hospital base, kesempatan menjadi dokter spesialis lebih mudah diakses masyarakat. Selain itu, rumah sakit di daerah yang belum memiliki dokter spesialis dapat memanfaatkan program ini dengan biaya lebih ekonomis,” kata Sumarno.
Sekda menambahkan, melalui RSPPU, Jawa Tengah diharapkan mampu mencetak lebih banyak dokter spesialis, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan provinsi tetapi juga dapat mendukung rumah sakit di wilayah lain.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa Indonesia membutuhkan ribuan dokter spesialis untuk melayani populasi lebih dari 280 juta jiwa.
Menurutnya, konsep hospital base melalui RSPPU menjadi solusi strategis untuk mengisi kekurangan dokter spesialis di rumah sakit daerah.
Selain penandatanganan kerja sama, acara juga ditandai dengan groundbreaking pembangunan Gedung VIP berlantai 7 di RS Prof Dr Margono Soekarjo. Gedung ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan rumah sakit.
Menkes Budi mengingatkan agar pembangunan gedung baru memperhatikan tata kelola, infrastruktur, serta fungsi bangunan agar pelayanan kesehatan semakin optimal.
Program RSPPU ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas SDM medis, tetapi juga mendorong pemerataan layanan kesehatan, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan tenaga spesialis. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar