Senin, 01 Juni 2026

Mendiktisaintek Menerima Kunjungan Dubes Rusia untuk Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

Sabtu, 27 September 2025 10:28 WIB
Mendiktisaintek Menerima Kunjungan Dubes Rusia untuk Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi
Mendiktisaintek Brian Yuliarto berbincang dengan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov saat audiensi di Jakarta, Selasa (23/9/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menerima kunjungan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, Selasa.

Pertemuan ini merupakan pertemuan kedua antara kedua pihak untuk memperkuat dan memperluas kerja sama di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.

Menteri Brian menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin dan berharap dapat mengembangkan kerja sama dengan Rusia, terutama melalui pengiriman mahasiswa Indonesia ke Rusia untuk mendalami bidang teknik.

“Kerja sama ini bukan sekadar program pendidikan, melainkan investasi sumber daya manusia untuk masa depan Indonesia. Kami ingin lebih banyak anak muda kita menjadi ahli teknologi, energi nuklir, hingga eksplorasi mineral agar bangsa ini siap menghadapi tantangan global,” ujar Menteri Brian.

Duta Besar Tolchenov menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan bahwa Rusia menyediakan beasiswa khusus teknik dengan kuota 10 orang, serta beasiswa pemerintah Rusia dengan kuota 250 orang, yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pemerintah Indonesia. Kuota ini dapat ditingkatkan di kemudian hari jika jumlah pendaftar meningkat.

“Kami percaya Indonesia memiliki potensi besar dalam mencetak generasi muda unggul. Rusia berkomitmen mendukung melalui beasiswa, kolaborasi riset, dan forum akademik bersama. Kami melihat ini sebagai kemitraan strategis yang akan membawa manfaat nyata bagi kedua negara,” tegas Duta Besar Tolchenov.

Selain itu, Rusia juga membuka peluang kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan industri Rusia, termasuk beasiswa dari salah satu perusahaan terbesar Rusia, Rusal. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat hilirisasi mineral di Indonesia melalui transfer ilmu dan tenaga ahli.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas rencana penyelenggaraan Kelompok Kerja Bersama pertama di bawah Sidang Komisi Bersama RI-Rusia, yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026, serta pelaksanaan Forum Rektor untuk memperkuat kolaborasi akademik.

Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk memastikan kerja sama ini tidak berhenti pada diplomasi semata, tetapi menjadi langkah nyata dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Polrestabes Medan Ungkap 136 Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan Disimpan di 8 Gudang
Pemprov Sumut Catat Kemajuan Signifikan Sektor Kesehatan Sepanjang 2025
Kasus Whip Pink Diusut, Bareskrim Bidik Konsumen Gas N2O dari Kalangan Selebgram
Mendikdasmen Tinjau Persiapan Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni
Menag Ajak Umat Buddha Jadikan Waisak Momentum Menjaga Perdamaian Dunia
PSG Juara Liga Champions 2025/2026 Setelah Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti
komentar
beritaTerbaru