Senin, 01 Juni 2026

Pendidikan Antikorupsi Diusulkan Pemkot Bandung dan KPK Masuk Kurikulum Lokal

Kamis, 25 September 2025 10:21 WIB
Pendidikan Antikorupsi Diusulkan Pemkot Bandung dan KPK Masuk Kurikulum Lokal
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana dalam Dialog Khusus KPK RI di Bandung, Senin (22/9/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong agar pendidikan antikorupsi dapat masuk ke dalam muatan lokal sekolah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan hal tersebut saat peluncuran program Pengetahuan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI) di Balai Kota Bandung, Senin.

“Untuk muatan lokal, kita sudah berhasil melibatkan TNI dan Polri dalam pendidikan karakter. Berikutnya, pendidikan antikorupsi bisa kita adopsi menjadi muatan lokal juga,” kata Farhan.

Ia menekankan pentingnya keseriusan aparatur sipil negara (ASN) dalam mengikuti pembelajaran PADI secara konsisten dan terukur. Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diminta melakukan monitoring berkala serta evaluasi implementasi program.

“Bukan hanya tahu dan memahami, tapi juga mengamalkan,” tegasnya.

Farhan juga menambahkan, Bandung Learning Center harus menjadi sarana edukasi yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh ASN, tetapi juga masyarakat luas.

“Visi kita jelas, Bandung harus unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis. Pendidikan antikorupsi adalah fondasinya,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menekankan bahwa pendidikan antikorupsi perlu diterapkan lintas jenjang pendidikan.

“Tidak ada batasan usia. Pendidikan antikorupsi harus dari PAUD sampai menjelang maut,” ungkapnya.

Ia juga memperkenalkan sembilan nilai antikorupsi KPK yang dirangkum dalam akronim Jumat Bersepeda Kakak, yaitu Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras.

Menurut Wawan, jika nilai-nilai tersebut tertanam sejak dini, masyarakat maupun ASN akan mampu mencegah praktik korupsi dari akarnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Bandung berharap terwujud generasi penerus yang memiliki integritas tinggi serta budaya antikorupsi yang kuat di lingkungan pendidikan maupun birokrasi. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Polrestabes Medan Ungkap 136 Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan Disimpan di 8 Gudang
Pemprov Sumut Catat Kemajuan Signifikan Sektor Kesehatan Sepanjang 2025
Kasus Whip Pink Diusut, Bareskrim Bidik Konsumen Gas N2O dari Kalangan Selebgram
Mendikdasmen Tinjau Persiapan Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni
Menag Ajak Umat Buddha Jadikan Waisak Momentum Menjaga Perdamaian Dunia
PSG Juara Liga Champions 2025/2026 Setelah Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti
komentar
beritaTerbaru