Senin, 01 Juni 2026

Gemastik 2025: Mendorong Peran Mahasiswa di Jalur Inovasi IT Nasional

Jumat, 18 Juli 2025 10:23 WIB
Gemastik 2025: Mendorong Peran Mahasiswa di Jalur Inovasi IT Nasional
Plt Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Berry Juliandi memberikan paparan saat sosialisasi Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2025 secara daring, Senin (14/7/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin kerja sama dengan Universitas Telkom dalam menyelenggarakan sosialisasi Pergelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2025. Kegiatan yang digelar secara daring pada Senin ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai pedoman pelaksanaan Gemastik 2025 serta mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Melalui ajang ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam pemanfaatan TIK, baik selama masa kuliah maupun setelah lulus.

Plt Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Berry Juliandi, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan Gemastik tahun ini berjalan lebih rapi, terstandar, inklusif, dan berkualitas.

“Sosialisasi hari ini diharapkan dapat membantu semua pihak memahami pedoman pelaksanaan Gemastik 2025 secara utuh. Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelaksanaan di tingkat perguruan tinggi,” ujar Berry.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Komite Transformasi Universitas Telkom, Heroe Wijayanto, menekankan bahwa Gemastik merupakan ajang nasional yang penting untuk menunjukkan kualitas dan potensi mahasiswa Indonesia dalam bidang TIK.

“Jika Gemastik 2025 adalah perahu, maka mahasiswa adalah pacu jalur yang menakhodai kemajuan teknologi informasi di Indonesia. Kegiatan ini sangat strategis dalam memacu kualitas SDM kita agar mampu bersaing di tingkat global,” ujar Heroe.

Gemastik 2025 merupakan penyelenggaraan ke-18 dan mengangkat tema Pengembangan TIK untuk Kemandirian Bangsa. Kegiatan ini dirancang oleh Ditjen Dikti Kemdiktisaintek sebagai wadah pengembangan kompetensi, kreativitas, serta kontribusi nyata mahasiswa melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Tahun ini, Gemastik akan mempertandingkan 11 cabang kompetisi, yaitu:

1. Pemrograman

2. Keamanan Siber (Cyber Security)

3. Penambangan Data

4. Desain Pengalaman Pengguna (UX)

5. Animasi

6. Kota Cerdas (Smart City)

7. Karya Tulis Ilmiah TIK

8. Pengembangan Perangkat Lunak

9. Piranti Cerdas, Sistem Benam, dan Internet of Things (IoT)

10. Pengembangan Aplikasi Permainan

11. Kompetisi Pengembangan Bisnis TIK

Kompetisi ini akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu babak penyisihan yang dilakukan secara daring dan babak final yang diselenggarakan secara hybrid (kombinasi daring dan luring).

Setiap cabang akan menghasilkan tiga pemenang yang berhak atas medali emas (juara I), perak (juara II), dan perunggu (juara III), serta sertifikat dan uang pembinaan. Perguruan tinggi yang berhasil meraih medali terbanyak akan dinobatkan sebagai juara umum dan memperoleh Piala Samyakbya Padesa Widya, yang bermakna informasi yang benar untuk pengetahuan.

Dengan pelaksanaan Gemastik 2025, pemerintah berharap dapat melahirkan talenta-talenta muda unggulan di bidang TIK yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kanada Resmi Umumkan Skuad Final untuk Piala Dunia 2026
Gerakan Bersama Jadi Kunci Cegah Kekerasan di Pesantren
Luis Enrique Ukir Sejarah Setelah Antar PSG Juara Liga Champions
Timnas Indonesia U-19 Tetapkan 23 Pemain untuk Piala AFF U-19 2026
Polrestabes Medan Ungkap 136 Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan Disimpan di 8 Gudang
Pemprov Sumut Catat Kemajuan Signifikan Sektor Kesehatan Sepanjang 2025
komentar
beritaTerbaru