Rabu, 15 April 2026

Wamendiktisaintek Stella Christie Dorong Universitas Hasanuddin Perkuat Sinergi Vokasi dan Industri

Jumat, 11 Juli 2025 10:07 WIB
Wamendiktisaintek Stella Christie Dorong Universitas Hasanuddin Perkuat Sinergi Vokasi dan Industri
Wamen Stella Christie menyampaikan paparan dalam kunjungan kerja di Universitas Hasanuddin, Makassar, Senin (7/7/2025). (Dok/Diktisaintek)
Makassar (buseronline.com) - Transformasi pendidikan vokasi terus diperkuat oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui kolaborasi strategis dengan dunia industri, baik dari dalam maupun luar negeri. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada Senin.

Dalam pernyataannya, Wamen Stella menegaskan pentingnya pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri agar menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap pakai. Ia menyebutkan bahwa salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah menjalin kemitraan langsung antara perguruan tinggi vokasi dengan dunia usaha dan industri.

“Praktik global yang kami rujuk, seperti dari OECD, menyarankan minimal 30 persen kurikulum pendidikan vokasi harus dijalani langsung di industri. Ini menjadi salah satu arah kebijakan kami dalam mendesain kurikulum dan kemitraan pendidikan tinggi,” ujar Stella Christie.

Salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan adalah skema University to University to Business (U2U2B), yang menggandeng mitra dari Tiongkok dalam kerangka kerja sama T-Fat China and ASEAN. Skema ini menghubungkan kampus-kampus vokasi di Indonesia dengan universitas-universitas di Tiongkok yang sudah terbukti sukses dalam mencetak lulusan siap kerja di sektor industri.

Program ini didukung oleh skema pembelajaran 1+1+1, yaitu satu tahun kuliah di Indonesia, satu tahun studi di universitas mitra di Tiongkok, dan satu tahun magang langsung di industri. Pendanaannya sebagian besar berasal dari mitra industri yang mendapatkan manfaat langsung berupa tenaga kerja terampil dan siap pakai, tanpa harus merekrut dari luar negeri.

Program ini telah berjalan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Politeknik Sriwijaya (Polsri), dan segera akan diterapkan di Unhas melalui penandatanganan Framework of Understanding (FOU).

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Stella juga meresmikan Gedung ASEAN-China Centre of Excellence for Metallurgy and Marine Resources di kampus Unhas. Selain itu, turut disaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Vokasi Unhas dengan dua mitra industri, yakni PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk pembentukan Kelas Hilirisasi Prodi Teknologi Metalurgi Ekstraksi, serta PT Huayou International Mining untuk Kelas Mahasiswa Berprestasi dan insentif bagi mahasiswa dari tiga program studi: Kimia, Teknik Metalurgi dan Material, serta Sastra Mandarin.

Unhas juga ditunjuk sebagai host Pusat Kolaborasi ASEAN–Tiongkok di bidang metalurgi dan sumber daya laut. Penunjukan ini dianggap strategis karena letak geografis Unhas yang berada dekat kawasan industri nikel dan sentra rumput laut di Sulawesi.

“Kami berharap ada penguatan kebijakan strategis dari pemerintah pusat untuk mendukung hilirisasi industri metalurgi dan kelautan. Unhas sangat strategis karena memiliki potensi sumber daya yang kuat di sektor ini,” ungkap Wamen Stella.

Ia menambahkan, Kemdiktisaintek mendorong agar setiap perguruan tinggi memiliki kekhususan strategis sesuai potensi lokal masing-masing. “Kami mengusung pendekatan riset lokal, ekonomi lokal. Tapi di Unhas, hasil risetnya bahkan akan menopang ekonomi nasional dan global,” tandasnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan pendidikan vokasi di Indonesia semakin berdaya saing global dan menjadi pendorong utama dalam hilirisasi ekonomi berbasis sains, teknologi, dan inovasi. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemko Bandung Tegas, Tak Ada Toleransi Kelalaian di Fasilitas Kesehatan
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Pemprov Riau 2025
Coaching Clinic Indonesia-Prancis Resmi Digelar, Dorong Sepak Bola Putri ke Level Global
Kemenkes RI Gandeng IUHW Jepang, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis
Pemko Medan Komitmen Berantas Narkoba, Judi, dan Kejahatan Jalanan
Agresivitas Garuda Muda Dipuji, John Herdman Beri Pesan ke Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Piala AFF U-17 2026
komentar
beritaTerbaru