Rabu, 15 April 2026

Pendidikan Karakter Pancawaluya: 274 Siswa SMA/SMK Terlibat

Senin, 12 Mei 2025 10:38 WIB
Pendidikan Karakter Pancawaluya: 274 Siswa SMA/SMK Terlibat
Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memberikan motivasi kepada peserta dalam program Pendidikan Karakter Pancawaluya di Kota Bandung, Rabu (8/5/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Sebanyak 274 siswa SMA dan SMK di Jawa Barat saat ini tengah mengikuti program Pendidikan Karakter Pancawaluya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) bekerja sama dengan Kodam III/Siliwangi.

Program ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui pembiasaan disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kesemaptaan, dan bela negara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa pendidikan karakter ini dirancang khusus untuk siswa yang memerlukan penanganan lebih intensif dalam membangun fondasi moral yang kuat.

"Ada 274 yang saat ini tengah mengikuti pendidikan karakter kerja sama Pemdaprov Jabar dengan TNI AD," ujar Herman di Kota Bandung, Rabu.

Menurut Herman, seluruh materi dalam program ini diberikan oleh tim instruktur dari TNI dengan metode pengajaran yang disesuaikan untuk usia remaja, termasuk teknik disiplin militer dan pembinaan mental.

Pendidikan karakter ini akan berlangsung selama 28 hari, terbagi dalam dua periode masing-masing 14 hari. Para siswa akan belajar dari Senin hingga Kamis, pukul 12.30 hingga 15.30, dengan opsi penambahan waktu belajar di hari lain sesuai kebutuhan.

Siswa akan tinggal di asrama dengan pembagian waktu pembelajaran yang terdiri dari 40 persen teori (ceramah, motivasi, diskusi, dan bedah kasus) dan 60 persen praktik fisik. Namun, Herman menambahkan, komposisi ini bisa berubah sesuai situasi dan kebutuhan lapangan.

Selain itu, para siswa akan menerima pelatihan berdasarkan standar kurikulum bela negara TNI AD dan kurikulum pendidikan nasional, mulai dari orientasi, level dasar, hingga level lanjutan. Pelatihnya adalah profesional dari Dodik Bela Negara Rindam dan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Setelah menyelesaikan program ini, siswa diharapkan memiliki standar kompetensi Pancawaluya yang mencakup lima karakter utama:

1. Cageur – Memiliki fisik yang kuat, mental yang tangguh, serta tanggung jawab terhadap sesama, alam, dan Tuhan Yang Maha Esa.

2. Begeur – Mampu berkolaborasi, percaya diri, memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat, serta bertanggung jawab atas perilaku dan perbuatannya.

3. Bener – Memiliki disiplin, integritas, konsistensi, serta mampu menjadi agen perubahan.

4. Pinter – Memahami dan menaati norma, etika, serta peraturan dalam kehidupan sosial.

5. Singer – Cekatan dan responsif terhadap persoalan sosial, dengan dasar-dasar kemiliteran yang kuat.

Setelah program berakhir, para peserta akan tetap mendapatkan pembinaan selama tiga bulan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

Dengan pendekatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi generasi muda yang kuat secara fisik, berkarakter, serta siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemko Bandung Tegas, Tak Ada Toleransi Kelalaian di Fasilitas Kesehatan
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Pemprov Riau 2025
Coaching Clinic Indonesia-Prancis Resmi Digelar, Dorong Sepak Bola Putri ke Level Global
Kemenkes RI Gandeng IUHW Jepang, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis
Pemko Medan Komitmen Berantas Narkoba, Judi, dan Kejahatan Jalanan
Agresivitas Garuda Muda Dipuji, John Herdman Beri Pesan ke Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Piala AFF U-17 2026
komentar
beritaTerbaru