Rabu, 08 April 2026

Kontribusi Pertamina: Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 05 Mei 2025 10:37 WIB
Kontribusi Pertamina: Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045
Peserta dan fasilitator program “Sobat Bumi Local Heroes Parepare” berfoto bersama usai kegiatan edukasi pengelolaan sampah bertajuk Aksi Tuntaskan Sampah. (Dok/Pertamina)
Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, Pertamina menghadirkan sejumlah inisiatif di sektor pendidikan, mulai dari beasiswa, edukasi energi, hingga pengembangan inovasi generasi muda.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyatakan bahwa Pertamina sebagai BUMN berpartisipasi aktif dalam penguatan SDM nasional, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal.

“Pertamina berpartisipasi aktif dalam peningkatan kualitas SDM untuk mendukung program Pemerintah menuju Indonesia Emas 2045,” kata Fadjar dalam keterangannya.

Salah satu program unggulan yang telah berjalan sejak 2011 adalah Beasiswa Sobat Bumi, yang dikelola oleh Pertamina Foundation. Hingga kini, sebanyak 5.316 siswa dan mahasiswa telah menjadi penerima beasiswa ini. Selain menerima dukungan pendidikan, para penerima juga dilibatkan dalam aksi sosial dan lingkungan, seperti pengembangan Desa Energi Berdikari, penanaman pohon, serta pengolahan sampah.

“Beasiswa ini menyasar mahasiswa yang berprestasi, aktif di kegiatan sosial atau lingkungan, dan peduli terhadap keberlanjutan. Harapannya, mereka menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujar Fadjar.

Di jenjang pendidikan tinggi, Pertamina juga menjalankan program Pertamina Goes to Campus (PGTC). Melalui talkshow, diskusi, pameran, dan kompetisi esai serta video, program ini bertujuan meningkatkan literasi energi sekaligus menggali gagasan transformatif dari generasi muda.

Selain itu, program tahunan Pertamuda Seed and Scale menjadi wadah pengembangan ide bisnis inovatif dari para mahasiswa. Pada tahun 2024, kompetisi ini berhasil menarik 3.245 pendaftar dari 696 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

“Pertamina ingin membuka ruang bagi anak muda untuk mengembangkan startup, termasuk akses ke pendanaan dan pembinaan,” tambah Fadjar.

Di tingkat pendidikan dasar dan menengah, Pertamina menjalankan program Sekolah Energi Berdikari (SEB). Pada tahun kedua implementasinya, SEB telah menjangkau lebih dari 5.500 siswa dan 500 guru, guna mendorong pemahaman transisi energi sejak dini.

Komitmen Pertamina terhadap sektor pendidikan juga diwujudkan melalui pendirian Universitas Pertamina, sebagai upaya jangka panjang dalam mencetak pemimpin masa depan yang memahami tantangan dan peluang di sektor energi.

Sebagai pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina menegaskan dukungannya terhadap target Net Zero Emission 2060 dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), melalui pendekatan Environmental, Social & Governance (ESG) yang terintegrasi di seluruh lini bisnisnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemkab Rembang Perkuat Budaya Donor Darah, Stok Diharapkan Lebih Stabil
Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Presiden Prabowo Buka Istana untuk Anak-anak Sekolah
Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
komentar
beritaTerbaru